Tembus 283 per Hari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Kabupaten Bogor · 28 Jan 2022 19:45 WIB

Tembus 283 per Hari Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor


 Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor. (Irfan/bogordaily.net) Perbesar

Kantor Dinas Kesehatan Kota Bogor. (Irfan/bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kabupaten Bogor kembali mengalami lonjakan kasus Covid-19, data terakhir pada Kamis 27 Januari 2022 tercatat 283 kasus positif perharinya.

Meski begitu varian omicron belum ditemukan.
Sub Koordinator Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Luki Gema Safari mengatakan, kasus positif tersebut diketahui melalui pemeriksaan diluar wilayah Kabupaten Bogor.

“Pemeriksaan di luar Kabupaten Bogor, tapi yang positifnya KTP Kabupaten Bogor, jadi masuk ke data kita. Banyak juga yang setelah di tracing oleh puskesmas, yang bersangkutan sudah tidak pulang ke alamat KTP di Bogor, tapi domisi di Jakarta atau tempat lain,” ungkapnya Jumat 28 Januari 2022.

Lanjutnya Luki menambahkan, untuk varian Omicron yang terkonfirmasi hanya satu warga di Dramaga beberapa minggu lalu dan sudah dinyatakan sembuh atau negatif.

Terbaru, sambungya Luki, pihaknya mengirim 11 sampel pemeriksaan WGS (Whole Genome Sequencing) ke Laboratorium LIPI, namun belum diketahui hasilnya.

“Ya itu untuk mengetahui variannya. Kita sudah antarkan 11 sampel, tapi belum ada hasilnya dari LIPI, jadi sampai sekarang di Kabupaten Bogor, Omicron masih kosong,” tambahnya.

Selain itu Luki juga membenarkan bahwa, kasus Covid-19 di Kabupaten Bogor melonjak sangat drastis sepanjang Januari 2022.

Dari 3 kasus pada 1 Januari 2022 kemudian fluktuatif penambahan dan mulai 17 Januari 2022 ditemukan 11 positif baru lalu melonjak hingga 27 Januari tercatat 283 kasus baru.

“Total sepanjang Januari 2022 tercatat 1.218 kasus. Tapi yang masig menjalani isolasi di rumah saki dan isolasi mandiri 1.111 orang,” ujarnya.

Luki juga mengimbau agar masyarakat tetap waspada atas meningkatnya kasus positif ini.

“Jauhi kerumunan dan prokesnya diperketat lagi. Kalau belum vaksin, segera vaksin,” pungkasnya.

 

Irfan Ramadan

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Pelonggaran Penggunaan Masker, Ridwan Muhibi: Hadiah Terindah

18 Mei 2022 - 18:22 WIB

Curhat Calon Jamaah Haji Asal Ciampea, Berharap Tetap Berangkat Meski Usia Lanjut

18 Mei 2022 - 18:04 WIB

Nekat Parkir Liar di Kandang Roda-Sentul! Siap-Siap Ban Digembok hingga Mobil Diderek

18 Mei 2022 - 17:12 WIB

Siswi SMK Negeri Bogor Puaskan Guru dan Penguji Demi Lulus Tugas Akhir

18 Mei 2022 - 16:29 WIB

tugas akhir

Hap! Tiga Bocah di Leuwisadeng Bogor Dicabuli

18 Mei 2022 - 14:52 WIB

Optimis Juara, Kampung KB Mawar Desa Rancabungur Wakili Kabupaten Bogor Lomba Tingkat Provinsi Jawa Barat

18 Mei 2022 - 13:07 WIB

Rancabungur
Trending di Kabupaten Bogor