Waduh, Telegram Diancam Tutup oleh Jerman

Menu

Mode Gelap
DLH Kabupaten Bogor Kantongi Nama Perusahaan yang Cemari Situ Citongtut Lakukan Penataan Kemacetan, Ade Yasin Perintahkan Jajarannya Terjun Langsung Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan Satu Siswa Positif Covid-19, SMPN 1 Cibinong Hentikan PTM Imbas Ricuh Mapolda, Ketum LSM GMBI Dibekuk Polda!

Internasional ยท 14 Jan 2022 10:41 WIB

Waduh, Telegram Diancam Tutup oleh Jerman


 Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Telegram diancam tutup oleh negara Jerman. Apabila layanan perpesanan Telegram terus melanggar hukum yang berlaku di negara Fatherland itu.

Bahkan, Jerman tak segan-segan melarang Telegram bila terus terbukti aplikasinya banyak digunakan oleh kelompok kanan dan orang-orang yang menentang pembatasan soal pandemi.

Hal itu ditegaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jerman, Nancy Faeser, dikutip dari Antara, Jumat 14 Januari 2022.

Dia juga menyebutkan negaranya tidak akan menyampingkan persoalan tersebut.

“Pelarangan akan menjadi serius dan jelas menjadi pilihan terakhir,” kata Faeser kepada Die Zeit.

Lanjut dia jelaskan, saat ini Jerman sedang berdiskusi dengan mitra di Uni Eropa tentang cara mengatur Telegram.

Sekadar infromasi, Telegram merupakan aplikasi perpesanan yang telah berkembang dan menjadi satu di antara cara termudah untuk menggunakan layanan obrolan terenkripsi. Melalui pesan yang dilindungi dari pengintaian saat dikirim antara pengguna.

Aplikasi ini juga menawarkan sistem kelompok yang memungkinkan pesan dapat disebarkan dengan cepat. Namun, ada fitur-fitur yang mengundang kontroversi, dikarenakan memungkinkan para kriminal dan kelompok lainnya mengatur strategi untuk menghindari tindakan hukum.

Maka dari itu, di Jerman, Telegram dipandang sebagai sumber teori konspirasi dan ujaran-ujaran kebencian saat negara tersebut berusaha memerangi Covid-19.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kembalikan Jenazah Pahlawan Kemerdekaan Korea, Moon Jae-in Apresiasi Kazakhstan

28 Januari 2022 - 15:18 WIB

jenazah pahlawan kemerdekaan Korea

Bangkai Pesawat Milik AS yang Jatuh di Laut China Selatan, diincar Tiongkok

28 Januari 2022 - 14:34 WIB

Laut China

Qatar Kembali Lanjutkan Evakuasi 227 Warganya dari Afghanistan

28 Januari 2022 - 13:33 WIB

Qatar

7 Tahun di Ruang Angkasa, Roket SpaceX Elon Musk Akan Tabrak Bulan

28 Januari 2022 - 09:53 WIB

Roket SpaceX

Pemerintah Thailand Dukung Warga Konsumsi Daging Buaya

28 Januari 2022 - 06:47 WIB

Gara-gara Sebut Cristiano Ronaldo Jelek, Wanita ini Dibogem Sang Kekasih

27 Januari 2022 - 23:06 WIB

Ronaldo Jelek
Trending di Internasional