Mogok Massal Akan Dilakukan Oleh Ribuan Nakes Dari 150 Rumah Sakit

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Internasional · 14 Feb 2022 16:18 WIB

Aksi Mogok Massal Akan Dilakukan Oleh Ribuan Nakes Dari 150 Rumah Sakit


 Perawat dan Bidan di New South Wales Lakukan  Mogok Kerja.(kompas/Bogordaily.net) Perbesar

Perawat dan Bidan di New South Wales Lakukan Mogok Kerja.(kompas/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ribuan perawat dan bidan dari 150 rumah sakit umum di New South Wales, bersiap untuk melakukan aksi mogok massal. Aksi tersebut rencananya akan dilakukan pada Selasa 15 Februari 2022, waktu setempat.

Dalam aksi yang akan berlangsung untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade itu mereka akan menuntut Pemerintahan Perdana Menteri Dominic Perrottet untuk mengatasi krisis staf berkualitas dan menaikkan gaji mereka.

Ini akan menjadi aksi terbesar yang dilakukan oleh perawat di seluruh negara bagian sejak 2013 dan terjadi setelah perjuangan melawan pandemi selama dua tahun.

Dalam aksinya para perawat akan menuntut pemerintah menaikkan gaji lebih dari 2,5 persen untuk mengkompensasi pembekuan gaji, yang diberlakukan tepat ketika pandemi dimulai pada tahun 2020.

Sementara sekretaris umum Asosiasi Perawat dan Bidan NSW Brett Holmes mengatakan bahwa  selain menuntut kenaikan gaji, aksi pemogokan yang diikuti dari 150 rumah sakit, juga terjadi di tengah kebutuhan mendesak untuk sistem perawatan kesehatan yang lebih baik.

“Perawat dan bidan telah melakukan segala yang mungkin untuk mencoba dan membuat orang tetap hidup. Dan pada dasarnya pemerintah menampar wajah mereka dengan upaya untuk memberi mereka pemotongan gaji, pada dasarnya,” kata Holmes, seperti dikutip dari 9News, Senin, 14 Februari 2022.

“Hal terpenting yang diinginkan anggota kami adalah memberikan perawatan pasien yang aman dan sangat menyakitkan bagi mereka untuk melakukan aksi mogok guna menekan pemerintah agar duduk dan mendengarkan bagaimana kami perlu meningkatkan sistem kesehatan kita,” ujarnya.

Aksi mogok Selasa akan menjadi yang pertama sejak Juli 2013, dam terjadi di tengah siaga tinggi sejumlah rumah sakit untuk pasien Covid-19.

“Jika perdana menteri menginginkan tenaga keperawatan dan kebidanan dengan staf yang baik, terlatih, dan tangguh dalam sistem kesehatan masyarakat, maka dia harus bertindak sekarang dan menerapkan rasio shift demi shift di seluruh NSW,” kata Holmes. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Restoran di China Kebakaran, 17 Orang Tewas

28 September 2022 - 23:21 WIB

Curhat Pilu Pemilik Penis Terbesar di Dunia, Takut Kesakitan

28 September 2022 - 20:18 WIB

penis terbesar di dunia

Takut Disuruh Wajib Militer, AS Suruh Warganya Tinggalkan Rusia

28 September 2022 - 20:09 WIB

Tagar #ChinaCoup Trending di Twitter, Tersebar Rumor Xi Jinping Dikudeta

28 September 2022 - 19:02 WIB

Uji Pertahanan Planet, Pesawat Antariksa NASA Tabrak Asteroid

28 September 2022 - 06:12 WIB

pesawat antariksa NASA

Sempat Galau! Akhirnya Negara Ini Legalkan Pernikahan Sesama Jenis

27 September 2022 - 23:39 WIB

Trending di Internasional