Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Brasil Tewaskan 94 Orang

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Internasional · 17 Feb 2022 09:37 WIB

Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Brasil Tewaskan 94 Orang


 Ilustrasi. Petugas melakukan evakuasi terhadap korban tanah longsor Brasil pada Februari 2022 lalu. (AFP/Vanderleui Almeida/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. Petugas melakukan evakuasi terhadap korban tanah longsor Brasil pada Februari 2022 lalu. (AFP/Vanderleui Almeida/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–Banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Kota Petropolis, Brasil terus menelan banyak korban. Hingga Kamis, 17 Februari 2022 pagi, sebanyak 94 dilaporkan meninggal dunia. Tim pencarian dan penyelamatan terus menyisir lumpur untuk mencari korban.

Pertahanan Sipil Nasional Brasil mengatakan di Twitter 24 orang telah diselamatkan hidup-hidup sejauh ini dan 94 kematian dikonfirmasi. Video yang dibagikan di media sosial menunjukkan kerusakan parah dan kendaraan mengambang di jalanan.

“Saya menemukan seorang gadis yang dikubur hidup-hidup,” kata Wendel Pio Lourenco, seorang warga berusia 24 tahun, kepada kantor berita AFP seperti dilansir Okezone.com saat menuju ke sebuah gereja lokal untuk mencari perlindungan.

Banjir bandang berawal dari hujan deras selama tiga jam yang mengguyur kota wisata di perbukitan utara Rio de Janeiro ini. Hujan membuat sungai meluap menyapu rumah-rumah warga.

Tercatat curah hujan mencapai 258 milimeter, hampir sama dengan curah hujan pada bulan sebelumnya. Lebih dari 180 petugas pemadam kebakaran dan petugas penyelamat dibantu oleh 400 tentara bekerja menyisir area banjir mencari korban yang terseret banjir bandang.

Para petugas terus berusaha menyelamatkan orang-orang yang terkubur dalam lumpur dan puing-puing. Jumlah korban tewas diperkirakan terus bertambah mengingat masih banyak area yang belum terjangkau.

Sekitar 300 orang kini mengungsi di tempat penampungan, sebagian besar di sekolah. Badan amal menyerukan sumbangan berupa kasur, selimut, makanan, air, pakaian, dan masker untuk para korban.

Seorang warga, Wendel Pio Lourenco yang berusia 24 tahun menyebut kondisi di Kota Petropolis saat ini sangat kacau.

“Saya menemukan seorang gadis yang terkubur hidup-hidup. Semua orang mengatakan itu terlihat seperti zona perang,” kata Lourenco, dikutip CNN Indonesia dari AFP.

Hal senada diungkapkan Gubernur Claudio Castro usai mengunjungi lokasi kejadian.

“Ini hampir seperti situasi perang. Kami telah mengerahkan seluruh tim kami,” katanya.

Sementara itu Petropolis adalah tujuan populer bagi wisatawan di Brasil. Kota ini dikenal karena jalan-jalan yang rindang, rumah-rumah megah, istana kekaisaran, dan keindahan alam pegunungan di sekitarnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Total 41 Orang Tewas, Israel-Palestina Gencatan Senjata

8 Agustus 2022 - 12:32 WIB

Covid-19 Melonjak, Kota Sanya China Lakukan Lockdown

8 Agustus 2022 - 11:30 WIB

sanya

Akibat Kekeringan, Susu Akan Langka di Prancis Selama Musim Dingin

8 Agustus 2022 - 10:40 WIB

susu

Pemimpin Jihad Islam Palestina Kedua Tewas di Gaza

8 Agustus 2022 - 08:09 WIB

jihad islam palestina

Korban Tewas Serangan Israel di Jalur Gaza Bertambah Jadi 29 Orang

7 Agustus 2022 - 14:53 WIB

Israel Serang Jalur Gaza, 24 Orang Tewas Termasuk Anak-Anak

7 Agustus 2022 - 08:44 WIB

Trending di Internasional