Dinilai Kurang Efektif, Delapan Perusahaan Akan Dihilangkan Oleh BUMN

Menu

Mode Gelap
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot! Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 174 Orang Meninggal Dunia Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Ekonomi · 22 Feb 2022 16:11 WIB

Dinilai Kurang Efektif, Delapan Perusahaan Milik Negara Akan Dihilangkan Oleh BUMN


 Menteri BUMN Erick Thohir.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Menteri BUMN Erick Thohir.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net –  Menteri Bada Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, akan terus memperkecil jumlah perusahaan negara. Hal ini dikarenakan, beberapa perusahaan tersebut dinilai tidak efektif secara bisnis.

Perusahaan dengan tingkat revenue di bawah standar atau kecil akan diswastanisasikan. Menteri BUMN Erick Thohir, sudah mengantongi nama-nama perusahaan tersebut.

“Jumlah BUMN akan semakin kecil, tapi semakin besar food print-nya. Ketiga peran daripada pelayanan BUMN kepada masyarakat semakin maksimal, tentu ini semua ada KPI-nya,” ujar Erick.

Berikut adalah 8 BUMN yang akan dilikuidasi.

1. PT PLN Batubara
PLN Batubara merupakan anak usaha PT PLN (Persero). Ada sejumlah alasan pemerintah harus dibubarkan perusahaan negara yang bergerak di sektor batu bara ini.

2. PT Merpati Nusantara Airlines (Persero)
Maskapai ini didirikan pada 1962 dan berpusat di Jakarta. Pada 1 Februari 2014, Merpati menangguhkan seluruh penerbangan dikarenakan masalah keuangan akibat hutang. Diketahui, Merpati membutuhkan Rp7,2 triliun untuk beroperasi kembali.

3. PT Kertas Kraft Aceh (Persero)

Kertas Kraft Aceh mulai beroperasi pada 1983 di Lhokseumawe, Aceh Utara. Adapun tujuan awal KAA didirikan dalam rangka swasembada kertas kantong semen.

4. PT Kertas Leces (Persero)

Pabrik kertas Leces sudah ada sejak zaman Hindia-Belanda. Asalnya bernama N.V Papier Fabriek Letjes, berdiri pada 1939. Pabrik ini mulai beroperasi pada 1940, dengan menghasilkan kertas 10 ton per hari

5. PT Industri Gelas (Persero) atau Iglas

PT Industri Gelas atau PT IGLAS (Persero) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan kemasan gelas, khususnya botol. Perusahaan ini didirikan pada 29 Oktober 1956 dan beroperasi pertama kali pada 1959.

Saat ini perusahaan sudah sekarat. Tercatat, PT PPA (Persero) pernah mengucurkan dana talangan sebesar Rp 49,96 miliar dan pinjaman restruktrukturisasi senilai Rp89,08 miliar, namun bantuan itu tidak mampu menyelamatkan kinerja operasional.

Saat ini, proses hukum ihwal pembubaran tengah ditangani Menteri BUMN Erick Thohir.

6. PT Istaka Karya (Persero)

Istaka Karya adalah BUMN yang bergerak di bidang konstruksi. Perusahaan ini sebelumnya bernama PT ICCI (Indonesian Consortium of Construction Industries) dan merupakan suatu konsorsium yang beranggotakan 18 perusahaan konstruksi Indonesia.

7. PT Pembiayaan Armada Niaga Nasional (Persero)

Pembiayaan Armada Niaga Nasional atau PT PANN merupakan BUMN yang bergerak di bidang pembiayaan kapal. Perusahaan ini didirikan pada 1974.

Selain bergerak di bidang pembiayaan kapal, BUMN ini juga bergerak di bidang telekomunikasi dan navigasi maritim serta jasa pelayaran untuk usaha jasa sektor maritim.

8. PT Industri Sandang Nusantara (Persero)

Perusahaan BUMN ini didirikan pada 1999 dalam swasembada kebutuhan pangan yang dicanangkan pada 1961.

PT Industri Sandang Nusantara memproduksi benang tenun, karung, dan karung plastik yang diproduksi oleh 7 baril pemintalan, 1 barel terpadu pemintalan dan pentenunan, serta satu pabrik karung plastik.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

3 Faktor BSU Tahun 2022 Tidak Cair, Cek Segera!

3 Oktober 2022 - 19:54 WIB

BSU 2022 Tidak Cair

Omzet UMKM Ini Melesat 4 Kali Lipat Dengan Peremajaan Alat Produksi Bantuan PLN Peduli

3 Oktober 2022 - 14:35 WIB

Omzet UMKM PLN

Penerima BLT UMKM Cair Bulan Ini, Buruan Dicek!

3 Oktober 2022 - 11:55 WIB

UMKM

Awal Bulan, Harga Emas Antam Naik Jadi Segini

3 Oktober 2022 - 10:33 WIB

emas antam

BRI Kolaborasi dengan Majoo Berikan Solusi Digital untuk Merchant di Indonesia

1 Oktober 2022 - 15:14 WIB

KemenKopUKM Perkuat Kualitas Koperasi Sektor Riil di Sumatera Utara

1 Oktober 2022 - 15:05 WIB

Trending di Ekonomi