Gatel! Guru Muda Ajak Siswa Berhubungan Badan di Ladang

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Internasional · 7 Feb 2022 18:16 WIB

Gatel! Guru Muda Ajak Siswa Berhubungan Badan di Ladang


 Barber Divonis Bersalah dan Terpaksa Menjalani Masa Hukuman Lebih Dari 6 tahun. (tribun/Bogordaily.net) Perbesar

Barber Divonis Bersalah dan Terpaksa Menjalani Masa Hukuman Lebih Dari 6 tahun. (tribun/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Seorang guru muda berurusan dengan hukum, usai terbukti mengajal salah satu siswa nya berhubungan badan. Ironisnya, guru tersebut berstatus isteri orang dan memiliki tiga orang anak.

Kandice Barber, ibu usia 35 tahun,  dinyatakan bersalah oleh hakim karena terbukti menggoda dan melakukan hubungan seks dengan salah satu siswanya yang masih berusia 15 tahun.

Dalam persidangan, Hakim Dhaliwal mengungkapkan, modus yang dilakukan ibu muda tersebut adalah dengan mengirimkan foto telanjang dan video live masturbasi dirinya.

“Anda juga mengirim gambar, termasuk gambar topless diri Anda, dan video live di mana Anda sedang masturbssi,” ucap hakim dikutip dari Mirror, pada Minggu 6 Februari 2022.

Tak hanya itu, ibu tiga anak ini juga meminta remaja pria itu untuk menemuinya di ladang kosong. Di tempat itulah, Barber kembali menggoda anak baru gede (ABG) tersebut

Barber, menciumi leher siswanya itu dan mengatakan “Apa yang kamu ingin lakukan sekarang.”

Ketika Barber menanyakan apakah ingin melakukan seks, remaja itu pun setuju. Setelah puas melampiaskan hasratnya, ibu muda ini kemudian mengancam bakal menuduhnya melakukan pemerkosaan jika siswanya itu mengadukan perbuatannya ke orang lain.

Seorang Jaksa, David Povall mengungkapkan, Barber seharusnya membantu siswa membuat keputusan yang tepat. Namun, yang ia lakukan malah sebaliknya yakni membantunya membuat keputusan yang salah.

“Dia berada di sekolah dan dia melakukan kontak dengan terdakwa. Dia berada dalam posisi percaya. Dia mengalami stres dan kecemasan karena harus melalui dua cobaan. Dia khawatir keluarga dan teman-temannya juga menderita,” ucap Povall.

Atas perbuatannya itu, Barber divonis bersalah dan terpaksa menjalani masa hukuman lebih dari 6 tahun. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Masjid Nigeria Diserang Geng Bersenjata Saat Shalat Jumat

26 September 2022 - 12:09 WIB

masjid Nigeria

Swiss Musnahkan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna yang Kadaluwarsa

26 September 2022 - 11:26 WIB

Musnahkan vaksin

Takut Direkrut Jadi Pasukan Perang, Warga Rusia Kabur Massal

26 September 2022 - 08:46 WIB

warga rusia kabur

Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah

26 September 2022 - 06:07 WIB

Xi Jinping dikudeta

Jepang Dihantam Topan Talas, Aliran Air dan Listrik Padam

25 September 2022 - 16:01 WIB

Mahsa Amini Tewas Gegara Aturan Hijab, Apa Itu Polisi Moral Iran?

25 September 2022 - 09:00 WIB

Trending di Internasional