Ini Alasan Telegram Blokir 64 Kanal di Jerman

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Internasional · 13 Feb 2022 12:38 WIB

Ini Alasan Telegram Blokir 64 Kanal di Jerman


 Aplikasi Telegram.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Aplikasi Telegram.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Enam puluh empat (64) kanal diblokir Telegram di Jerman. Hal itu ternyata karena adanya penyebaran teori konspirasi anti vaksin COVID-19 di negara panzer itu.

Mengutip Antara, Polisi Federal Jerman sebelumnya mengirimkan permintaan ke Telegram untuk memblokir kanal-kanal tersebut.

Tujuan polisi tersebut karena teori konspirasi anti-vaksin menyebar di Telegram hingga Telegram dituduh sebagai pemicu tumbuhnya teori konspirasi tersebut.

Hal ini juga dikarenakan, para pendukung teori konspirasi tersebut menggunakan paltform pesan instan untuk bertukar berita tentang bahayanya vaksin sampai mengatur aksi protes, yang berkembang menjadi kekerasan.

Adapun kanal-kanal yang diblokir termasuk miliki Attila Hildmann, Koki Selebritas Vegan yang menyebarkan teori konspirasi soal virus corona kepada lebih dari 100.000 pengikutnya.

Menyikapi hal itu, Kementerian Dalam Negeri Jerman pekan lalu menyatakan sudah berdiskusi dengan perwakilan Telgram. Namun, Kementerian belum mengabarkan soal pemblokiran itu.

Di sisi lain, Telegram juga tidak memberikan komentar.

Seperti diketahui, aplikasi Telegram di Jerman populer di kalangan kelompok sayap kanan jauh.

Menteri Dalam Negeri Nancy Faeser mengatakan, Jerman bisa menutup Telegram dan sedang berdiskusi dengan mitra di Uni Eropa untuk mengatur layanan pesan instan.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Masjid Nigeria Diserang Geng Bersenjata Saat Shalat Jumat

26 September 2022 - 12:09 WIB

masjid Nigeria

Swiss Musnahkan 10 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Moderna yang Kadaluwarsa

26 September 2022 - 11:26 WIB

Musnahkan vaksin

Takut Direkrut Jadi Pasukan Perang, Warga Rusia Kabur Massal

26 September 2022 - 08:46 WIB

warga rusia kabur

Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah

26 September 2022 - 06:07 WIB

Xi Jinping dikudeta

Jepang Dihantam Topan Talas, Aliran Air dan Listrik Padam

25 September 2022 - 16:01 WIB

Mahsa Amini Tewas Gegara Aturan Hijab, Apa Itu Polisi Moral Iran?

25 September 2022 - 09:00 WIB

Trending di Internasional