Bogordaily.net–Komisi II DPR telah menyetujui lima anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI periode 2022-2027. Nama-nama yang terpilih telah melalui fit and proper test, Kamis, 17 Februari 2022. Rapat penetapan tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia dan Wakil Ketua DPR Lodewijk Freidrich Paulus dan Sufmi Dasco Ahmad. Siapa saja mereka? Dirangkum dari berbagai sumber, berikut profil singkat lima anggota Bawaslu periode 2022-2027.
Lolly Suhenty
Lolly Suhenty merupakan satu-satunya anggota perempuan di Bawaslu periode kali ini. Lahir di Cianjur, Jawa Barat, 28 Februari 1978, Lolly merupakan Koordinator Divisi Humas dan Hubal Bawaslu Provinsi Jawa Barat. Ia merupakan lulusan UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan menempuh S-2 di jurusan hukum Universitas Pakuan Bogor. Selama kuliah, Lolly juga aktif pada kegiatan di organisasi mahasiswa di antaranya PMII dan pernah menjadi tenaga ahli DPR.
Puadi
Puadi merupakan Anggota Bawaslu DKI Jakarta sejak 2017 sekaligus menjadi Tim Pemeriksa Daerah (TPD) DKPP. Pria kelahiran Bekasi, 4 Januari 1974 ini sedang menempuh program doktoralnya di Universitas Nasional Jakarta. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Ketua Panwaslu Jakarta Barat di 2012 dan guru di sejumlah sekolah SMA di Jakarta. Puadi juga aktif di organisasi, salah satunya Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jakarta.
Rahmat Bagja
Rahmat Badja lahir di Medan, 10 Februari 1980. Ia pernah menamatkan pendidikan di SMP dan SMA di Bogor lalu melanjutkan kuliah pada 1998-2003 di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Bagja mendapatkan gelar Master of Law Utrecht University dan menjabat sebagai anggota Bawaslu RI periode 2017-2022. Sebelumnya, ia pernah menjadi dosen Universitas Al-Azhar Indonesia, tenaga ahli Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR, Tenaga Ahli Anggota DPD RI asal Sulawesi Tengah Sudarto dan asisten advokat Kantor Hukum Widjojanto. Bagja juga aktif di sejumlah organisasi, di antaranya pengurus Ansor DKI Jakarta, Wakil Ketua Kahmi Depok, Ketua Umum HMI Komisariat Fakultas Hukum Ul.
Totok Haryono
Totok Haryono lahir di Malang, 5 Februari 1967. Ia memulai karier kepemiluannya dengan menjadi Panwaslu Malang lalu sejak 2018 menjadi anggota Bawaslu Provinsi Jawa Timur. Totok menamatkan pendidikannya di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Sunan Giri, Malang. Sebelumnya, ia juga pernah menjadi Wakil Ketua Panwaslu Legislatif dan Pilpres Kabupaten Malang, Anggota Panwas Pilgub Kabupaten Malang dan Anggota Komisi Hukum KPUD Kabupaten Malang. Tak hanya itu, Totok juga pernah berkecimpung di dunia jurnalistik dengan menjadi pimpinan redaksi Harian Pagi Memo Arema. Ia pun sempat aktif di sejumlah organisasi salah satunya pengurus Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Malang.
Herwyn Jefler H. Malonda
Herwyn Jefler H. Malonda lahir di Passo Kakas Minahasa, 30 Januari 1972. Peraih gelar Doktor Ilmu Lingkungan di Universitas Brawijaya itu kini menjabat sebagai Ketua Bawaslu Sulawesi Utara sejak 2012. Sebelumnya, Herwyn menyelesaikan pendidikan S-1 di IKIP Manado dan S-2 di Universitas Wijaya Putra. Herwyn pernah menjadi Koordinator Pemantau Pemilu EMC SBSI tahun 1999, Wakil Ketua Panwaslu Minahasa 2003-2004, Ketua Panwaslu Minahasa tahun 2005, 2007-2008 dan Anggota KPU Minahasa, 2008-2012. Ia juga aktif di sejumlah organisasi di antaranya Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), serta Karang Taruna Minahasa.***