Musrenbang Kecamatan, Bima: Kesejahteraan Warga dan Jaga Ketertiban

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Kota Bogor · 11 Feb 2022 20:45 WIB

Musrenbang Tingkat Kecamatan, Bima: Kesejahteraan Warga dan Jaga Ketertiban


 Musrenbang Tingkat Kecamatan Dibuka Wali Kota Bogor Bima Arya Secara Virtual. (istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Musrenbang Tingkat Kecamatan Dibuka Wali Kota Bogor Bima Arya Secara Virtual. (istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kecamatan Bogor Timur menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) 2023, Jumat 11 Februari 2022. Musrenbang tingkat Kecamatan ini dibuka Wali Kota Bogor Bima Arya secara virtual yang sekaligus memberikan beberapa arahannya.

“2024 mendatang saya dan pak wakil akan mengakhiri masa bakti di Kota Bogor. Atinya apa yang disusun dan direncanakan hari ini akan terlihat di ujung 2023 atau di awal 2024, karena itu saya menggaris bawahi konsistensi dari semua untuk mengawal target program prioritas yang sudah ditetapkan di RPJMD dan janji kampanye bisa dirasakan warga di awal 2024 alias tidak ada yang meleset atau tidak tercapai,” tegas Wali Kota Bogor Bima Arya di ruang kerjanya, Balai Kota Bogor.

Kecamatan Bogor Timur merupakan etalase Kota Bogor yang warganya didominasi mayoritas kelas menengah. Namun kata Bima Arya, tetap memiliki target-target terkait angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan peningkatan kualitas hidup manusia.

“Jangan sampai etalase Kota Bogor yang nuansanya sejahtera dan gemerlap ini tidak diimbangi dengan kualitas hidup manusianya. Catatan yang paling utama bagaimana angka stunting, ODF, perbaikan sanitasi, RTLH, sarana prasarana, mitigasi bencana, penanganan infrastruktur yang urgent, kemiskinan, putus sekolah dikembalikan ke targetkan di RPJMD,” jelasnya.

Untuk itu dibutuhkan konsistensi melanjutkan program strategis yang sudah dirintis. Sebab, di Bogor Timur ada beberapa titik jika perencanaannya dilanjutkan, baik dari APBD atau CSR akan bisa meningkatkan kualitas hidup warga dan PAD Kota Bogor.

Sebut saja, Kampung Perca, Kampung Cikeas, Kampung Sukasari dan penataan di Katulampa.

“Saya ingin di 2024 sudah bisa melihat perubahan signifikan dari keempat wilayah ini,” katanya.

Pada kesempatan itu juga, Bima Arya menekankan satu hal yakni ketertiban Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah Kecamatan Bogor Timur.

Menurutnya, ujian dari konsistensi visi Kota Ramah Keluarga ada di Kecamatan Bogor Timur. Ia pun meminta dukungan dari Muspika, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat ikut menertibkan sesuai dengan aturan.

Ia pun akan segera merevisi Perwali yang masih memberikan kemungkinan kewenangan kepada dinas untuk memberikan izin golongan minuman beralkohol (Minol) golongan B dan C.

“Selama saya jadi wali kota tidak ada celah, saya tutup Perwali itu. Saya apresiasi camat dan muspika yang gigih berkeliling, karena tidak ada manfaatnya dan ini untuk masa depan anak-anak kita dari bahaya miras dan narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Bogor Timur, Rena Da Frina mengatakan, pada musrenbang tingkat Kecamatan Bogor Timur 2023 ini ada beberapa usulan.

Di antaranya di bidang ekonomi ada empat usulan, yakni usulan pelatihan dan bantuan permodalan UMKM di Kelurahan Sindangsari, pelatihan UMKM atau sertifikasi halal di Kelurahan Katulampa, pelatihan UMKM di Kelurahan Baranangsiang dan bantuan modal usaha untuk koperasi TMS Tajur di Kelurahan Tajur.

Di bidang fisik ada sepuluh usulan, di antaranya pembangunan TPT di RT 05/01 Kelurahan Katulampa, pembangunan TPT di RT03/RW04 Kelurahan Tajur, pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Sindangsari, Pembangunan TPT di RW 09, pembangunan drainase di RW 07.

Kemudian pembangunan jalan lingkungan RW 10 Kelurahan Sindangrasa, pembangunan drainase RT 01/04 dan pembangunan jalan lingkungan RW 06 Kelurahan Sukasari dan pembangunan jalan lingkungan RW 02 sampai RW 13 dan perbaikan TPS RW 02 sampai RW 13 Kelurahan Baranangsiang.

Rena melanjutkan, di bidang pemerintahan ada empat usulan, sebut saja pengadaan pompa portable kebakaran RW 02 dan RW 03 Kelurahan Sukasari, pembuatan e-RW (database) RW 15 Kelurahan Katulampa, pengadaan sarana hydrant RW 01 sampai RW 08 Kelurahan Sindangsari dan pengadaan sarana hydrant dan penanggulangan bencana RW 01 sampai 06 Kelurahan Tajur.

“Sementara di bidang sosial budaya ada enam usulan, di antaranya penambahan ruang kelas baru SDN Sindangrasa, pengadaan mobil siaga Kelurahan Tajur, pengadaan mobil siaga dan sarana kedaruratan Kelurahan Sindangsari, pelatihan pemulasaran jenazah Kelurahan Katulampa, penyediaan perlengkapan pemulasaran jenazah Kelurahan Sukasari dan sosialisasi JKN untuk masyarakat Kelurahan Baranangsiang,” tutupnya.*

(Ibnu Galansa Montazery)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sambut 10 Muharram 1444 H, Perumda Tirta Pakuan Santuni Seratus Anak Yatim

8 Agustus 2022 - 20:26 WIB

Perumda Pakuan

Peduli Pendidikan, BSI Adakan Program ‘BSI Goes To School’

8 Agustus 2022 - 19:12 WIB

Goes to school

Jelang Hari Kemerdekaan, Sertu Rohatna S Hadiri Persiapan Kegiatan Bersama Warga

8 Agustus 2022 - 16:10 WIB

Sertu Asmadi Lakukan Giat Rapat Bahas Stunting Bersama DPPKB Kota Bogor

8 Agustus 2022 - 15:34 WIB

Sambut HUT RI ke-77, Karang Taruna Kota Bogor Gelar Rangkaian di Tingkat Kelurahan hingga Kecamatan

8 Agustus 2022 - 15:19 WIB

Peltu Tamjid Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Booster di Wilayah Binaan

8 Agustus 2022 - 13:18 WIB

Trending di Kota Bogor