Pemerintah Kabupaten Garut, Bantu Kebutuhan Pokok Bayi dari Santriwati

Menu

Mode Gelap
Info Terkini Gempa Menurut BMKG, Sabtu 28  Januari 2023 Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi

Nasional · 17 Feb 2022 16:18 WIB

Pemerintah Kabupaten Garut, Bantu Kebutuhan Pokok Bayi dari Santriwati Korban Herry Wirawan


 Menerima Putusan Vonis.(Antara/Bogordaily.net) Perbesar

Menerima Putusan Vonis.(Antara/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Terkait kasus Herry Wirawan, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut, akan berkomunikasi dengan unit pelaksana teknis (UPT) Provinsi Jawa Barat, terkait bayi dari santriwati  korban pemerkosaan.

Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Garut, Diah Kurniasari, mengatakan, pengasuhan akan melibatkan keluarga korban. Sebab, jika sepenuhnya ditangani pemerintah akan terasa berat.

“Walau putusan (hakim) harus dititipkan di UPT provinsi, kita akan komunikasi dulu. Karena kalau pengasuhan tidak ada sosok ibu maupun keluarga, sangat berat bagi korban dan anak-anak yang dilahirkan. Sekarang sudah dalam kondisi aman karena mereka sudah bersama keluarganya,” kata Diah, Kamis, 17 Februari 2022.

Menurut Diah, anak-anak yang dilahirkan para korban Herry Wirawan saat ini berada di lingkungan yang aman. Warga sekitar pun telah menerima. Khusus kebutuhan pokok para bayi, akan dipenuhi oleh Pemerintah Kabupaten Garut.

“Masyarakat sekitar sudah sayang kepada anak-anak mereka. Mungkin seluruh Indonesia saya harapkan bisa menyayangi mereka juga. Bupati akan memberi bantuan secara berkala.
Para korban sudah buka rekening dan setiap hari saya selalu menyapa ada susu enggak? Kalau tidak ada langsung dikirim,” terang Diah.

Di sisi lain, lanjutnya, para korban juga sempat menerima bantuan langsung dari ibu Negara, Iriana Joko Widodo, masing-masing sebesar Rp25 juta. Bantuan-bantuan lain juga datang sebab 9 anak yang dilahirkan korban saat ini berstatus ditanggung negara.

“Bagi anak yang dilahirkan dan seluruh korban Herry semuanya 9 bayi dan mereka menjadi tanggungan negara, Provinsi Jabar, Pemkab Garut, dan khususnya saya (P2TP2A),” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Demo Aremania Rusuh, Massa Rusak Kantor Arema FC

29 January 2023 - 22:14 WIB

Demo Aremania Rusuh

Ini Dia 15 Jurusan di UI yang Sepi Peminat, Bisa Jadi Referensi

29 January 2023 - 21:27 WIB

Jurusan Ui sepi peminat

Informasi Jadwal Kereta Panoramic Bulan Februari 2023, Harga Tiket dan Rutenya

29 January 2023 - 16:00 WIB

Jadwal Kereta Panoramic 2023

Kereta Panoramic Kembali Beroperasi Februari 2023, Ini Tujuan dan Harga Tiketnya

29 January 2023 - 15:45 WIB

Kereta Api Panoramic Beroperasi

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

28 January 2023 - 20:17 WIB

Asal Muasal Seruan Pita Hitam untuk Pegawai PT KAI dan Tagar #KAIsedangtidakbaikbaiksaja

DPR Desak BPKH Susun Pembiayaan Haji yang Lebih Rasional

28 January 2023 - 19:44 WIB

Pembiayaan Haji
Trending di Nasional