Ukraina Sebut Invasi Rusia Tewaskan 57 Tewas dan 169 Luka-Luka

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Naik Hari Ini, Kamis 8 Desember 2022 Info Gempa Terkini di Indonesia, Rabu 7 Desember 2022 Lokasi SIM Keliling Kota Bogor, Rabu 7 Desember 2022 Perpanjang SIM Kabupaten Bogor, Berikut Harga dan Lokasinya Usai Depak Korsel, Vinicius Berharap Bisa Menari sampai Final Piala Dunia

Internasional · 25 Feb 2022 05:28 WIB

Ukraina Sebut Invasi Rusia Tewaskan 57 Tewas dan 169 Luka-Luka


 Salah satu suasana saat terjadi invasi Rusia ke Ukraina. Invasi tersebut membuat status Rusia ditangguhkan sebagai anggota Dewan HAM PBB.(Via Reuters/State Border Guadr Service/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Salah satu suasana saat terjadi invasi Rusia ke Ukraina. Invasi tersebut membuat status Rusia ditangguhkan sebagai anggota Dewan HAM PBB.(Via Reuters/State Border Guadr Service/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net–Invasi yang digencarkan Rusia ke Ukraina sejak Kamis, 24 Februari 2022 terus menelan korban jiwa. Pemerintah Ukraina mengumumkan sudah 57 orang tewas dan 169 orang terluka selama serangan Rusia itu.

Menteri Kesehatan Ukraina, Viktor Lyashko dalam keterangannya di saluran TV 1+1 Ukraina, sebagaimana dikutip CNN Indonesia dari CNN, mengatakan rumah sakit dan pekerja medis juga mendapat ancaman dari Rusia. Di Avdiivka dan Vuhledar di Donetsk, sejumlah pekerja medis juga dilaporkan tewas.

Tak hanya korban tewas dan luka, sebanyak seratus orang lebih juga telah bergerak meninggalkan Ukraina usai kota dibombardir pasukan utusan Vladimir Putin tersebut.

“Melarikan diri dari kekerasan demi keselamatan,” kata badan pengungsi PBB dalam sebuah pernyataan.

“Telah terjadi perpindahan yang signifikan di dalam negeri – tampaknya lebih dari 100.000 orang telah pindah ke dalam perbatasan. Dan telah terjadi pergerakan menuju dan melintasi perbatasan internasional. Tetapi situasinya masih kacau dan berkembang pesat,” kata Matthew Saltmarsh, juru bicara agensi tersebut.

Wakil presiden senior urusan publik global di HIAS, sebuah organisasi pemukiman kembali pengungsi, Melanie Nezer mengatakan biasanya konflik dan eksodus pengungsi ini terjadi seiring berjalannya waktu.

“Anda melihat beberapa orang, lalu beberapa orang lagi,” kata Melanie Nezer.

Rusia menginvasi Ukraina lewat udara, laut, dan darat setelah presiden Vladimir Putin memerintahkan operasi militer khusus di Ukraina bagian timur. Negara-negara Eropa Tengah yang berbatasan dengan Ukraina selama beberapa pekan telah bersiap menerima kedatangan pengungsi yang menyelamatkan diri.***

 
Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Ditukar dengan Bandar Senjata, Rusia Bebaskan Brittney Griner

9 Desember 2022 - 15:19 WIB

Sempat Bikin Bingung, Korea Selatan Hapus Metode Penghitungan Usia Tradisional

9 Desember 2022 - 12:04 WIB

usia korea

Ngeri! Bacok Petugas Keamanan, Iran Gantung Pendemo

8 Desember 2022 - 23:51 WIB

Mark Zuckerberg Gak Masuk Daftar 10 Orang Terkaya Dunia Fersi Forbes

8 Desember 2022 - 11:39 WIB

Mark Zuckerberg

Intip 3 Tradisi Natal yang Unik di Berbagai Negara

8 Desember 2022 - 11:03 WIB

tradisi natal

Kura-Kura Tertua di Dunia Rayakan Ultah ke 190 Tahun

8 Desember 2022 - 07:49 WIB

Kura-kura tertua di dunia
Trending di Internasional