Australia Harus di Vaksin Booster Ingin Mendapat Kategori Vaksin Lengkap

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 12 Feb 2022 08:23 WIB

Warga Australia Harus di Vaksin Booster Jika Ingin Mendapat Kategori Vaksin Lengkap


 Vaksin Booster. (liputan6/Bogordaily.net) Perbesar

Vaksin Booster. (liputan6/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Agar dianggap telah lengkap melakukan vaksinasi, penduduk Australia harus mendapatkan suntikan dosis penguat atau vaksin booster. Kabinet Australia pada Kamis, 10 Februari malam waktu setempat, mengesahkan pedoman yang direvisi dari kelompok vaksinasi untuk mengklasifikasikan penyuntikan terbaru, termasuk booster.

Hal ini diputuskan meski pihak berwenang mengatakan pelancong asing akan terus hanya membutuhkan dua suntikan untuk memasuki negara itu.

Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan status vaksinasi seseorang akan dianggap jatuh tempo jika mereka belum menerima booster dalam waktu enam bulan dari dosis kedua mereka.

Pejabat Australia telah mewajibkan vaksin untuk beberapa pekerja garis depan. Namun banyak bisnis swasta, termasuk perusahaan besar, restoran dan pedagang toko telah membuat inokulasi sebagai persyaratan untuk masuk.

Akibatnya, negara ini termasuk yang paling banyak divaksinasi di dunia. Sekurangnya 94 persen orang di atas 16 tahun mendapat dua dosis. Hampir 10 juta dosis booster telah diberikan sejauh ini.

Keputusan untuk mempertahankan persyaratan bagi pengunjung untuk dua dosis datang ketika pihak berwenang bersiap untuk membuka kembali sepenuhnya perbatasan Australia. Sekitar dua tahun perbatasan ditutup untuk memperlambat kemajuan pandemi.

Seperti negara lain, Australia telah menangani varian Omicron yang bergerak cepat. Pejabat melaporkan hanya di bawah 26 ribu infeksi baru pada Jumat, 11 Februari 2022 turun dari sekitar 30 ribu pada Kamis.

Sekurangnya 48 kematian baru terkait Covid terdaftar. Kasus rumah sakit tetap dalam tren turun, dengan hampir 3.300 dirawat, penghitungan terendah dalam lebih dari sebulan. Sebagian besar total pandemi Australia sekitar 2,7 juta kasus telah terdeteksi sejak munculnya varian Omicron pada akhir November. Total kematian mencapai 4.479 jiwa.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca
Trending di Internasional