Berkontribusi Besar pada Perekonomian, Pemerintah Usung UMKM ke Kancah Global

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Ekonomi ยท 4 Mar 2022 14:54 WIB

Berkontribusi Besar pada Perekonomian, Pemerintah Usung UMKM ke Kancah Global


 Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Indonesia mengafirmasi tiga isu penting pada Presidensi G20 tahun ini, yaitu membangun tatanan baru kesehatan global, transformasi digital untuk ekonomi maupun sektor-sektor lain, dan transmisi energi menuju energi yang berkelanjutan.

Pada jalur keuangan (finance track), tiga isu utama tersebut difokuskan dalam enam agenda prioritas, yang salah satunya adalah inklusi keuangan digital dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang Komunikasi Strategis Yustinus Prastowo mengatakan bahwa, pemerintah mengusung agenda inklusi digital dan UMKM karena UMKM memberikan kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Selain itu, jumlah pelaku UMKM di Indonesia juga semakin berkembang.

UMKM berperan penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dimana UMKM menyumbang 61,1% PDB nasional dan mendominasi 99% lebih unit usaha di Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, UMKM juga mendukung 14,7% ekspor dan membuka 97% lapangan kerja.

Yustinus menambahkan bahwa, Indonesia berani mengusung tema UMKM karena Indonesia punya contoh konkrit yang sudah terbukti bermanfaat.

Salah satunya, program pembiayaan ultra mikro (Umi). Program kelolaan Badan Layanan Umum Pusat Investasi Pemerintah (BLU PIP) yang merupakan special mission vehicle Kementerian Keuangan, ini menyasar kelompok terbawah yang tidak punya akses ke perbankan.

Penyaluran pembiayaan UMi dilakukan melalui lembaga keuangan bukan bank, seperti koperasi dan lembaga keuangan mikro yang langsung bersentuhan dengan masyarakat luas.

Hal ini dilakukan agar para pelaku usaha ultra mikro dapat memperoleh pembiayaan dengan lebih mudah dan cepat.

Direktur Utama PIP Ririn Kadariyah mengatakan bahwa di tengah kondisi pandemi yang belum berakhir, penyaluran pembiayaan UMi terus tumbuh positif.

Di tahun 2021 pembiayaan UMi mencatatkan realisasi penyaluran kepada 1,9 juta debitur dari target 1,8 juta debitur (109 persen target) dengan nilai penyaluran mencapai Rp7,03 triliun.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

MenKopUKM Dorong UMKM Jajaki Potensi Ekspor Tanaman Kratom ke AS

10 Agustus 2022 - 18:09 WIB

DP 10 Persen Dapat Free Flazz Rp 3 Juta di Plaza Toyota Citeureup

10 Agustus 2022 - 16:38 WIB

Qlue Bekerja Sama dengan Central Group Untuk Implementasi Kawasan Kota Pintar Pertama di Batam

10 Agustus 2022 - 14:43 WIB

Qlue

Hadir di Pesta Rakyat Simpedes, SuperApps BRImo Diminati Seluruh Lapisan Masyarakat

10 Agustus 2022 - 10:19 WIB

Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022

10 Agustus 2022 - 07:33 WIB

Emas di pegadaian

KemenKopUKM dan Dekranas Kolaborasi Tingkatkan Citra Produk Kriya Indonesia

9 Agustus 2022 - 21:41 WIB

Trending di Ekonomi