Pelaku Penyerangan Terhadap 10 Warga di Kediri, Lakukan Tes Kejiwaan

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Nasional · 8 Mar 2022 10:24 WIB

Pelaku Penyerangan Terhadap 10 Warga di Kediri, Lakukan Tes Kejiwaan


 Tempat Pelaku Mengamuk dan Melukai Beberapa Warga di Kediri. (kompas/Bogordaily.net) Perbesar

Tempat Pelaku Mengamuk dan Melukai Beberapa Warga di Kediri. (kompas/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Pelaku yang menyerang beberapa warga di Desa Pojok, Kecamatan Wate, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, saat ini sedang dilakukan tes kejiwaan opleh pihak Polres Kediri. Hal tersebut, disampaikan oleh Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri, pada Selasa, 8 Maret 2022.

“Pelaku kami amankan dan sementara ini kami kirim ke RS Bhayangkara. Kondisi pelaku, kami lihat, tersangka masih diam dan belum bersedia memberikan keterangan,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Kediri, AKP Rizkika Atmadha Putra di Kota Kediri.

Dirinya mengatakan, proses pemeriksaan atau tes kejiwaan terhadap pelaku meliputi beberapa lapisan. Daintaranya meliputi cek kesehatan, termasuk kondisi kejiwaan, di RS Bhayangkara Kediri, sehingga diperoleh keterangan terkait kondisi medis pelaku. Rizkika menjelaskan, saat ditangkap di rumahnya, pelaku tidak memberikan perlawanan.

Sebelumnya, pelaku sempat kabur ke kebun lalu masuk ke dalam rumah lewat pintu belakang, hingga kemudian polisi datang dan menangkapnya. Korban penyerangan dan pembacokan oleh Rada 10 orang, tiga di antaranya meninggal dunia, satu kritis, dan enam lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Update korban sekitar 10 orang. Tiga orang meninggal dunia, satu kritis, enam luka. Untuk TKP (tempat kejadian perkara) kami simpulkan (ada) empat TKP,” jelas Rizkika.

Hingga kini, kepolisian masih mengusut kasus penyerangan dan pembacokan oleh Rada tersebut, dengan memeriksa enam orang saksi. Pihaknya juga masih menunggu untuk memeriksa anggota keluarga Rada yang menjadi korban dan masih dirawat di rumah sakit, yakni ayah, ibu, dan adik.

Sebelumnya diketahui bahwa,  R sempat cekcok dengan ibunya pada Senin, 7 Maret 2022, pagi WIB. Kemudian, pada siang hari, pelaku mengamuk dengan membawa celurit. “Jadi siapa pun yang ada itu dibabat, yang melerai pun ikut dibabat,” kata Darwanto.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sambut HUT Kemerdekaan RI ke-77, Pegadaian Adakan Pembebasan Bunga 0 Persen

8 Agustus 2022 - 20:34 WIB

pegadaian

Presiden Jokowi Minta Kasus Brigadir J Dituntaskan Secara Terbuka

8 Agustus 2022 - 19:20 WIB

Jokowi ASEAN Para Games

Dengar Arahan Jokowi, Pemprov NTT Tunda Kenaikan Tarif Masuk Pulau Komodo

8 Agustus 2022 - 15:29 WIB

tarif pulau komodo

Dompet Dhuafa Ajak Ratusan Yatim Eduwisata di Ancol

8 Agustus 2022 - 12:26 WIB

dompet dhuafa eduwisata

Angka Janda dan Duda di Pangandaran Capai Angka 32 Ribu

8 Agustus 2022 - 11:46 WIB

Kronologi Tewasnya Brigadir J Rekayasa? Ini Kata Kuasa Hukum Bharada E

8 Agustus 2022 - 11:45 WIB

Trending di Nasional