Syarat Dihapusnya PCR, Bagian Dari Masa Transisi Menuju Endemi

Menu

Mode Gelap
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot! Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 174 Orang Meninggal Dunia Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Nasional ยท 8 Mar 2022 11:22 WIB

Penerapan Syarat Dihapusnya PCR, Bagian Dari Masa Transisi Menuju Endemi


 PCR dan Rapid Antigen Dihapus dari Syarat Perjalana Domestik. (bisnis.com/Bogordaily.net) Perbesar

PCR dan Rapid Antigen Dihapus dari Syarat Perjalana Domestik. (bisnis.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Syarat baru bagi para pelaku perjalan domestik, terkait penghapusan syarat negatif Covid-19 melalui hasil tes PCR maupun rapid antigen, merupakan bentuk uji coba pemerintah dalam menghadapi masa transisi dari pandemi menuju endemi.

Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19, Alexander K. Ginting mengatakan, uji coba lain yang sedang dilakukan oleh pemerintah yakni dengan memberlakukan bebas karantina bagi Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) sudah mulai diterapkan di Bali, sejak Seni, 7 Maret 2022 kemarin.

“Jadi sifatnya uji coba sebagai bentuk transisi dari masa pandemi yang sudah kita jalani lebih dua tahun ini,” kata Alex dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa, 8 Maret 2022.

Ketetapan itu akan menyasar warga pelaku perjalanan domestik baik jalur darat, laut, maupun udara. Selain itu, kebijakan ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah menerima suntikan dosis vaksin Covid-19 lengkap atau dua dosis.

Namun demikian, Alex belum bisa memastikan kepastian tanggal pelaksanaan aturan penghapusan pemeriksaan Covid-19 sebagai syarat perjalanan dalam negeri tersebut. Ketetapan itu saat ini masih digodok dan rencananya Satgas akan mengeluarkan Surat Edaran (SE) baru pada hari ini.

“Kita harus menunggu SE dari Satgas Covid-19 untuk pelaksanaannya,” kata dia.

Lebih lanjut, Alex juga menambahkan selain merelaksasi sejumlah aktivitas publik. Pemerintah menurutnya juga akan mengakselerasi capaian vaksinasi Covid-19 baik dosis dua maupun dosis lanjutan atau booster.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

9 Kota di Indonesia Punya Sebutan Nama Buah, Nomor 5 Tetangganya Bogor

3 Oktober 2022 - 19:46 WIB

Kota Nama Buah

Dugaan Langgar Kode Etik, 28 Anggota Polri Diperiksa soal Tragedi Kanjuruhan

3 Oktober 2022 - 18:57 WIB

Anggota Polri Kanjuruhan

Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

3 Oktober 2022 - 18:42 WIB

Kapolres Malang

Berlaku Besok, Ini Tarif Jalan Tol Serpong-Balaraja

3 Oktober 2022 - 17:43 WIB

Tarif Jalan Tol Serpong-Balaraja

Hey Mom, Ini 8 Trik Mudah Menumbuhkan Kegemaran Membaca Buku Pada Anak

3 Oktober 2022 - 17:32 WIB

kegemaran membaca pada anak

Tok! Atnike Nova Sigiro Terpilih Jadi Ketua Komnas HAM

3 Oktober 2022 - 17:04 WIB

Trending di Nasional