TikTok Menangguhkan Video Streaming ke Platformnya di Rusia

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Internasional ยท 7 Mar 2022 15:19 WIB

TikTok Menangguhkan Video Streaming ke Platformnya di Rusia


 TikTok Tangguhkan Pengunggahan Video Pada Platformnya di Rusia Terkait UU Media yang Baru di Buat Putin.(Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

TikTok Tangguhkan Pengunggahan Video Pada Platformnya di Rusia Terkait UU Media yang Baru di Buat Putin.(Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Aplikasi video asal China milik Bytednace, TikTok mengumumkan bahwa mereka akan menangguhkan streaming langsung dan pengunggahan video terhadap platfromnya yang ada di Rusia, pada Minggu, 6 Maret 2022.

Hal ini dilakukan karena mereka telah meninjau implikasi dari undang-undang media baru yang ditandatangani pada Jumat, 4 Maret oleh Presiden Rusia, Vladimir Putin. UU itu antara lain menyebutkan jika pemerintah Rusia bisa memenjarakan seseorang atau lembaga jika terbukti menyebarkan berita palsu.

Ini membuat TikTok kesulitan untuk menginterpretasikan apa yang disebut dengan berita palsu. Karena subyektifitas dalam penentuan berita palsu ini berasal dari pemerintah Rusia.

“Kami tidak punya pilihan selain menangguhkan streaming langsung dan konten baru ke layanan video kami, sementara kami meninjau implikasi keamanan dari undang-undang ini,” kata perusahaan media sosial itu dalam serangkaian posting Twitter.

Namun TikTok juga menyatakan jika pesan dalam aplikasi tidak akan terpengaruh oleh keputusan tersebut.

Dilaporkan oleh Reuters, Pemerintah AS pada Sabtu, 5 Maret mengutuk undang-undang baru dari Rusia tersebut, yang mengancam hukuman penjara hingga 15 tahun karena menyebarkan apa yang digambarkan Kremlin sebagai “berita palsu”.

Kenyataannya pada saat ini, peran media massa begitu penting dalam penyebaran berita. baik berita nasional mapunun internasional. Bahkan, terkadang melalui aplikasi yang beredar seperti TikTok salah satunya, berita lebih cepat diterima olek khalayak luas. Sehingga, masyarakat bisa menilai secara langsung terkait berita yang mereka lihat. Tentunya, bukan berita bohong.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Sadis! Penembakan Massal di Penitipan Anak Thailand, 34 Tewas

6 Oktober 2022 - 16:43 WIB

Politikus Ini Minta Prancis Tutup Lebih Banyak Masjid

6 Oktober 2022 - 09:11 WIB

Balas AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal

6 Oktober 2022 - 08:41 WIB

Kepalang Tajir, Suporter Sepak Bola Sewa 60 Kapal Pesiar Jelang Piala Dunia Qatar

5 Oktober 2022 - 18:44 WIB

kapal pesiar piala dunia

Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi ‘Kaum Rebahan’

5 Oktober 2022 - 09:33 WIB

Keren! Petani di New York Bikin Rekor, Panen Labu Jumbo Seberat 1.158 Kg

4 Oktober 2022 - 16:24 WIB

Labu Jumbo
Trending di Internasional