Wacana Puncak Dibangun Kereta Gantung

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Kabupaten Bogor ยท 22 Mar 2022 13:50 WIB

Wacana Puncak Dibangun Kereta Gantung, Ade Yasin : Lebih Baik Rampungkan Jalur Puncak 2


 Bupati Bogor Ade Yasin. (Irfan/Bogordaily.net) Perbesar

Bupati Bogor Ade Yasin. (Irfan/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Bupati Bogor Ade Yasin menanggapi rekomendasi pembangunan kereta otomatis dan kereta gantung di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, guna mengatasi kemacetan, oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang menela anggaran sampai 7,3 Triliun.

Menurut Ade, anggaran sebesar itu terlalu mahal, ia pun menyarankan untuk menyelesaikan jalur Puncak 2, yang mana biayanya tidak akan menelan anggaran seperti pembangunan kerera gantung.

“Kemahalan menurut saya, lebih baik Puncak 2 saja selesaikan, jalur Puncak 2 engga akan sampai 7 triliun, kalau Puncak 2 mah 1 triliun juga kurang,” kata Bupati Bogor Ade Yasin, Selasa, 22 Maret 2022.

Lanjut Ade, pembangunan kereta gantung sebaiknya dibangun untuk pariwisata, terlebih jika jalur Puncak 2 dibangun dan selesai, maka masyarakat yang akan menuju Bandung dan Cianjur akan terbantu.

“Saya kira kereta gantung untuk wisatanya saja. Tapi kepentingan masyarakat yang akan menuju Bandung, Cianjur itu kurang terbantu. Kalau Puncak 2 kan keluarnya di Cianjur, yang ke Bandung bisa lewat situ,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, BPTJ merekomendasikan pembangunan kereta otomatis dan kereta gantung untuk mengatasi kemacetan di kawasan Puncak, Bogor. Proyek itu diprediksi menelan dana Rp7,3 triliun.

Kajian itu dilakukan untuk mencari solusi mengurai kemacetan di kawasan Puncak. BPTJ merekomendasikan kombinasi kereta automated guideway transit (AGT) dan kereta gantung.

“Dengan pertimbangan tersebut, hasil kajian merekomendasikan bentuk moda transportasi berbasis rel yang paling memungkinkan untuk dibangun di Puncak adalah kombinasi antara kereta AGT dan kereta gantung,” kata Direktur Prasarana BPTJ Jumardi kepada wartawan, Senin 21 Maret 2022.*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tim Recheking Jabar Menilai Langsung Program TP-PKK Desa Sukamaju

6 Oktober 2022 - 20:37 WIB

Program TP-PKK Desa Sukamaju

Sekda Burhanudin Sebut Pramuka Wadah Pembentukan Karakter Para Pemuda

6 Oktober 2022 - 20:00 WIB

pramuka wadah pemuda

Plt. Bupati Bogor Minta PHRI Rangkul Lebih Banyak Anggota Demi Majukan Pariwisata

6 Oktober 2022 - 18:08 WIB

PHRI

Plt. Bupati Bogor Terima Penghargaan NIB Tertinggi Ke-3 Se-Jawa Barat

6 Oktober 2022 - 17:22 WIB

Penghargaan NIB Tertinggi

Gegara Percikan Api, Rumah dan Mobil Odong-odong Ludes Terbakar

6 Oktober 2022 - 17:10 WIB

Mobil Odong-odong Terbakar

Podcast Bincang Bogordaily Kupas Tuntas ChildFund, Seperti Apa?

6 Oktober 2022 - 11:34 WIB

Trending di Kabupaten Bogor