Wakil Rakyat Minta Pemkot Pastikan Stok Sembako Aman Jelang Puasa

Menu

Mode Gelap
Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor, Kamis 29 September 2022 Siap-siap Payung, Kota Bogor Hujan Hari Ini, Kamis 29 September 2022

Kota Bogor · 8 Mar 2022 12:26 WIB

Wakil Rakyat Minta Pemkot Pastikan Stok Kebutuhan Sembako Aman Jelang Puasa


 Pemerintah Memastikan Stok Daging Aman. (Heri/Bogordaily.net) Perbesar

Pemerintah Memastikan Stok Daging Aman. (Heri/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang meminta Pemerintah memastikan stok daging aman, agar dapat menormalisasi harga menjelang momen ramadhan yang tinggal kurang dari sebulan lagi. Tak hanya daging, stok bahan sembako lainnya pun harus tersedia sebelum ramadhan tiba.

Adanya tren kenaikan harga daging di pasar Kota Bogor beberapa waktu terakhir perlu diantisipasi lebih awal oleh Pemerintah. Dari hasil pantauan di lapangan, kenaikan harga daging sapi mencapai Rp10 ribu, dimana harga daging sapi saat ini sekitar Rp130 ribu hingga Rp135 ribu, dari sebelumnya Rp115 ribu hingga Rp125 ribu.

“Kenaikan harga ini harus dibarengi dengan kepastian stok pangan. Insya Allah keamanan stok daging bisa menjadi langkah untuk menahan kenaikan harga. Informasi dari pihak Perumda Pasar, bahwa stok masih aman dan kita berharap kondisi ini mesti terus dijaga,” kata Atang, Selasa, 8 Maret 2022.

Ketersediaan stok daging bisa diusahakan oleh Pemkot melalui beberapa langkah. Pertama, memastikan sumber pemasok sapi potong di RPH Bubulak lancar. Kedua, memastikan kelancaran pasokan daging dari distributor daging ke pasar-pasar Kota Bogor. “Kedua hal tersebut bisa dilakukan dengan koordinasi dan komunikasi intensif dengan para pihak,” imbunya.

Terakhir, Atang meminta kepada Pemerintah untuk proaktif dan tidak menunggu momentum kenaikan harga. Terlebih beberapa hari lagi masuk bulan ramadhan dan lebaran. Dirinya berharap agar Pemerintah hadir untuk membantu kesusahan warga.

“Pemerintah harus proaktif dan antisipatif. Sudah harus punya proyeksi solusi. Jangan sampai kasus kenaikan dan kelangkaan minyak goreng terjadi lagi. Kemarin harga kedelai juga turut naik yang berakibat pada produsen tahu dan tempe. Kasihan masyarakat, ekonomi sulit ditambah lebih sulit dengan kenaikan harga-harga pangan pokok. Harus diamankan stoknya. Terlebih menjelang ramadhan dan lebaran. Harus gerak cepat”, pungkasnya.

(Heri Supriatna)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Camat Tanah Sareal Sahib Khan dan Petugas Gabungan Patroli Miras, Ini Hasilnya

1 Oktober 2022 - 10:35 WIB

Dinkes Kota Bogor Ajak Warga Imunisasi Anak

1 Oktober 2022 - 10:21 WIB

Keren! Alat Musik Serba Bambu Produksi LPSN Bogor Tembus Pasar Mancanegara

1 Oktober 2022 - 10:08 WIB

Lokasi Layanan SIM Keliling Kota Bogor, Sabtu 1 September 2022

1 Oktober 2022 - 07:30 WIB

Awas Hujan Petir! Prakiraan Cuaca Kota Bogor, Sabtu 30 September 2022

1 Oktober 2022 - 06:59 WIB

Prakiraan cuaca Kota Bogor

Imou Bullet 2C, Kamera Pengawas Outdoor dengan Kemampuan Deteksi Manusia

30 September 2022 - 23:13 WIB

Trending di Kota Bogor