Duit Investasi Bodong Robot Trading

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Nasional · 9 Apr 2022 15:45 WIB

Waduh! Duit Investasi Bodong Robot Trading Viral Blast Mengalir ke Klub Sepakbola


 Duit Investasi Bodong Robot Trading Viral Blast Mengalir ke Klub Sepakbola.(foto: Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Duit Investasi Bodong Robot Trading Viral Blast Mengalir ke Klub Sepakbola.(foto: Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Duit investasi bodong robot trading Viral Blast mengalir ke klub sepakbola, hal itu diungkapkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Jumlahnya diperkirakan mencapai belasan miliar rupiah.

“Benar, belasan miliar (rupiah),” kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, Sabtu 9 April 2022.

Ivan mengungkapkan, ada sekitar 6 klub sepakbola di tanah air yang menerima aliran dana tersebut.

“Klub bolanya lebih dari satu, ada sekitar enam,” ungkapnya.

Hanya saja dia tidak menyebutkan klub sepakbola mana saja yang menerima aliran uang tersebut.

Sebelumnya polisi juga telah menyebutkan adanya keterlibatan salah satu tersangka dengan klub Liga 1.

“Kami sampaikan update terkait kasus Viral Blast. Penyidik sudah melakukan pemanggilan terhadap manajer salah satu klub sepakbola, namun dari pihak manajer meminta jadwal ulang untuk diperiksa kepada penyidik,” kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko.

Gatot mengatakan penyidik sedang menjadwalkan ulang pemeriksaan tersebut. Dirinya belum menyebutkan secara detail manajer tim sepakbola mana yang akan dipanggil tersebut.

“Saat ini sedang dijadwalkan penyidik pemeriksaannya ke depan,” katanya.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri mengungkap kasus robot trading bernama Viral Blast yang bikin rugi member-nya hingga Rp 1,2 triliun.

Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, dengan rincian tiga sudah ditangkap, sementara satu lainnya masih diburu.

“Dalam kasus ini, penyidik telah menetapkan 4 tersangka di mana 3 tersangka telah diamankan ditangkap dan ditahan. Dan ada 1 tersangka yang masih DPO,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Selasa 22 Februari 2022.

Ketiga orang yang sudah ditangkap berinisial RPW, ZHP, dan MU. PW, yang masih diburu Bareskrim, kini sudah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Terpisah, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Whisnu Hermawan menjelaskan total member Viral Blast mencapai 12 ribu orang. Whisnu menerangkan, Viral Blast berdiri di bawah PT Trust Global Karya sejak 2020, tapi ternyata perusahaan itu ilegal karena tak punya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Di mana perusahaan ini tidak memiliki izin trading dan mengoperasionalkannya, menjalankan investasi robot trading dengan nama Viral Blast di mana hasil kejahatannya dinikmati oleh pengurus dan afiliasinya,” kata Whisnu.

Dari para tersangka investasi bodong robot trading, Whisnu menyebut pihaknya menyita sejumlah barang bukti berupa uang senilai SGD 1.850.000, uang nilai Rp 12.000.000, kartu ATM sebanyak 12 buah, 4 unit mobil mewah, dan 8 unit handphone.***

 

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Putri Candrawathi Istri Irjen Ferdy Sambo Menangis tak Henti-henti

10 Agustus 2022 - 18:27 WIB

Asal Usul Burung Garuda, dan Serahnya Jadi Lambang Negara

10 Agustus 2022 - 17:39 WIB

Lbang Garuda Pancasila

Aliansi Sejuta Buruh Unjuk Rasa di Depan DPR, Berikut Tuntutannya

10 Agustus 2022 - 15:18 WIB

Fahmi Alamsyah Mengundurkan Diri dari Penasihat Ahli Kapolri, Ini Alasannya

10 Agustus 2022 - 15:09 WIB

fahmi alamsyah

Anies Pecat Oknum PPSU Aniaya Kekasih, Tidak Ada Ruang Bagi Pelaku Kekerasan

10 Agustus 2022 - 14:55 WIB

PLN Beri Bantuan Sambungan Listrik ke 77 Keluarga Kurang Mampu

10 Agustus 2022 - 12:41 WIB

sambungan listrik Keluarga Kurang Mampu
Trending di Nasional