Ini Alasan Estonia Desak Jerman Kirimkan Senjata ke Ukraina

Menu

Mode Gelap
Mau Kuliah Gratis di STAI Al-Hidayah? Cek Persyaratannya! Harga Emas Antam Masih Rp 989.0000 Hari Ini Mediasi Pertama, Angga Wijaya Tetap Ingin Bercerai dengan Dewi Perssik Tepok Bulu Vindes 2022: Hesti-Erika Menang Lawan Raisa-Anya Geraldine Pemerintah Perpanjang PPKM di Luar Jawa-Bali Sampai 1 Agustus

Internasional ยท 27 Apr 2022 08:40 WIB

Ini Alasan Estonia Desak Jerman Kirimkan Senjata ke Ukraina


 Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Estonia mengharapkan komitmen Jerman untuk bisa bersikap lebih tegas dan menunjukkan kepemimpinan yang kuat untuk mencegah agresi Rusia.

Jerman tengah menghadapi kritikan keras baik dari Ukraina maupun dari sesama anggota UE, karena ragu-ragu meluncurkan sanksi untuk gas Rusia. Jerman juga telah berkali-kali menekankan tidak bisa mengirim senjata berat seperti tank ke Ukraina.

Perdana Menteri Estonia Kaja Kallas mengatakan jika Jerman tidak bisa bersikap tegas maka masalah yang terjadi di Ukraina akan berdampak lebih buruk.

“Masalah tetangga kita hari ini adalah masalah kita besok,” kata Kallas.

“Jika kita tidak membantu tetangga kita ketika rumah mereka terbakar, api juga akan menghanguskan rumah Anda,” paparnya.

Jerman memang telah mengatakan siap membantu jika diperlukan. Namun Kallas belum melihat tindakan tegas Jerman untuk melawan Rusia.

“Penting bagi semua orang, termasuk Jerman, untuk membuat keputusan itu sehingga kami bisa membuat NATO lebih kuat. Namun hingga saat ini tidak ada kebutuhan untuk mengambil keputusan apa pun untuk membantu,” kata Kallas.

Alasan Jerman bahwa pelarangan gas akan berdampak pada ekonomi Eropa dan kebutuhan pasokan, Kallas mencoba memahami.

“Tentu saja, gas atau minyak bisa mahal, tetapi kebebasan tak ternilai harganya,” kata Kallas.

“Sanksi keras, pukulan keras, akan menjadi sesuatu yang mungkin akan mengakhiri perang ini,” katanya menyimpulkam.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Penembakan Massal di AS, 6 Warga Chicago Tewas

5 Juli 2022 - 18:58 WIB

Makhluk Misterius Seperti Orc Ditemukan Terdampar di Pantai

5 Juli 2022 - 16:37 WIB

Lokasi Diduga Kuburan Massal Ditemukan Misi PBB

5 Juli 2022 - 16:36 WIB

Demo Pemerintah Uzbekistan Membara, 18 Orang Tewas, 243 Luka, 516 Ditangkap

5 Juli 2022 - 10:38 WIB

Paus Fransiskus Bantah Rumor Pengunduran Diri

5 Juli 2022 - 08:39 WIB

Paus Fransiskus

Tak Sengaja Makan Kue Ganja, Bocah 3 Tahun Dibawa ke Rumah Sakit

4 Juli 2022 - 23:43 WIB

Trending di Internasional