Korut Gunakan Senjata Nuklir Saat Mulai Terancam

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Internasional · 30 Apr 2022 13:39 WIB

Korut Gunakan Senjata Nuklir Saat Mulai Terancam


 Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (medcom/Bogordaily.net) Perbesar

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (medcom/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Saat pementasan parade militer di ibu Kota Pyongyang, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mnegatakan, negaranya dapan menggunakan senjata nuklir jika terancam.

Kim Jong-un menyatakan, “keinginan kuat” untuk terus mengembangkan militer bersenjata nuklirnya sehingga dapat “mencegah dan secara menyeluruh menahan dan menggagalkan semua upaya berbahaya dan gerakan mengancam.

Termasuk ancaman nukril yang terus meningkat dari pasukan musuh, jika perlu, ungkap pejabat resmi Korut yang dikutip Korea Central News Agency (KCNA) pada Sabtu, 30 April 2022.

KCNA mengatakan, Kim Jong-un memanggil pejabat militernya untuk memuji pekerjaan mereka pada parade Senin, di mana Korut memamerkan senjata terbesar dalam program nuklir militernya, termasuk rudal balistik antarbenua yang berpotensi mencapai AS dan berbagai rudal berbahan bakar padat jarak pendek yang menimbulkan ancaman bagi Korea Selatan dan Jepang. KCNA tidak mengatakan kapan pertemuan itu berlangsung.

Parade yang menandai peringatan 90 tahun tentara Korut datang ketika Kim Jong-un menghidupkan kembali ambang batas nuklir yang bertujuan memaksa Amerika Serikat untuk menerima gagasan negaranya sebagai kekuatan nuklir dan menghapus sanksi ekonomi yang melumpuhkan.

Berbicara kepada ribuan tentara dan warga Korut yang dimobilisasi untuk acara tersebut, Kim Jong-un berjanji untuk mengembangkan kekuatan nuklirnya pada “kecepatan secepat mungkin” dan mengancam akan menggunakannya jika diprovokasi.

Dia mengatakan, nuklirnya “tidak akan pernah terbatas pada misi tunggal pencegah perang” dalam situasi di mana Korut menghadapi ancaman eksternal terhadap “kepentingan mendasar” yang tidak ditentukan.

Korut telah melakukan 13 putaran peluncuran senjata pada tahun 2022 saja, termasuk uji coba penuh pertama dari ICBM sejak 2017, ketika Kim mengeksploitasi lingkungan yang menguntungkan untuk mendorong program senjatanya karena Dewan Keamanan PBB tetap terpecah dan secara efektif lumpuh atas serangan Rusia. perang di Ukraina.

Negosiasi nuklir antara Washington dan Pyongyang telah terhenti sejak 2019 karena ketidaksepakatan atas potensi pelonggaran sanksi yang dipimpin AS dengan imbalan langkah-langkah perlucutan senjata Korea Utara.

Kim telah berpegang teguh pada tujuannya untuk mengembangkan senjata nuklir secara bersamaan dan ekonomi suram negara itu dalam menghadapi tekanan internasional dan tidak menunjukkan kesediaan untuk sepenuhnya menyerahkan persenjataan nuklir yang dilihatnya sebagai jaminan terbesarnya untuk bertahan hidup.***

Artikel ini telah dibaca 5.200 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kasus Cacar Monyet di Inggris Bertambah, Diduga Lewat Kontak Seks

18 Mei 2022 - 23:03 WIB

Waduh! Pria di Jepang Tilap Duit Bansos Covid-19 Rp5 Miliar, Habis untuk Judi

18 Mei 2022 - 22:15 WIB

Covid-19 Melonjak, Korea Utara Laporkan Ribuan Kasus Baru Demam Tinggi

18 Mei 2022 - 18:35 WIB

demam tinggi

Pesawat China Eastern Airlines Sengaja Ditabrakkan ke Bukit?

18 Mei 2022 - 17:31 WIB

Kim Jong-un Damprat Pejabat Malas Gara-Gara Covid-19 Tinggi di Korut

18 Mei 2022 - 16:03 WIB

Berikan Penghormatan Terakhir, Kamala Harris Terbang ke Uni Emirat Arab

18 Mei 2022 - 08:38 WIB

Kamala harris
Trending di Internasional