Larang Makan dan Minum Ketika Halal bi Halal

Menu

Mode Gelap
Rincian Harga Emas di Pegadaian Senin, 26 September 2022 Cepat dan Mudah, Berikut Lokasi Perpanjang SIM Kota Bogor Hari Ini Heboh Rumor Xi Jinping Dikudeta, Jadi Tahanan Rumah Bertambah, Kasus Positif Covid-19 di Tanah Air Capai 1.411 Pasien 5 Penyakit yang Wajib Diwaspadai Saat Musim Hujan

Nasional · 19 Apr 2022 12:40 WIB

Menko Airlangga Larang Makan dan Minum Ketika Halal bi Halal


 Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Warga Boleh Lakukan Halal Bihalal. (indozone/Bogordaily.net) Perbesar

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Warga Boleh Lakukan Halal Bihalal. (indozone/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Pemerintah telah mengizinkan pada hari Raya IdulFitri 1443 Hijriyah, masyarakat bisa melakukan kegiatan halal bi halal. Namun, kegiatan tersebut tanpa menggelar acara makan dan minum saat melakukan halal bihalal.

Pemerintah akan mengeluarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) berisi imbauan kepada masyarakat terkait peraturan halal bihalal.

Hal itu disampaikan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto seusai rapat terbatas tentang “Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)” di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin, 18 April 2022.

Pemerintah telah menetapkan libur nasional dalam rangka hari Raya Idul Fitri 1443 H pada tanggal 2 dan 3 Mei 2022 serta menetapkan cuti bersama Idulfitri yaitu 29 April, 4, 5 dan 6 Mei 2022.

Selain itu, masyarakat juga diperbolehkan untuk melakukan mudik dan menjalankan salat tarawih secara berjamaah selama bulan suci Ramadan.

“Bapak Presiden juga memberikan catatan terkait kegiatan-kegiatan menjelang halal bihalal nanti, terutama untuk kegiatan halal bi halal nanti diselenggarakan dengan protokol kesehatan dan dihimbau tidak ada makan dan minum,” kata Airlangga.

Airlangga mengatakan, apabila diadakan acara makan minum, masyarakat diwajibkan untuk menjaga jarak dan tempat.

Selain itu, Jokowi juga meminta kegiatan di tempat hiburan saat musim libur lebaran dilakukan dengan protokol kesehatan. Tempat hiburan atau wisata harus menyesuaikan kapasitas pengunjung sesuai dengan ketentuan pemerintah.

“Kegiatan yang di tempat hiburan atau keramaian ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan dan juga sesuai dengan kapasitas,” kata dia mengakhiri.***

Artikel ini telah dibaca 100 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Daftar Jenderal yang Dimutasi Kapolri!

26 September 2022 - 12:35 WIB

Laksanakan Arahan Pemerintah, PLN Fokus pada Program Uji Coba Kompor Listrik

26 September 2022 - 09:39 WIB

Program Uji Coba Kompor Listrik

Waduh, Akun Media Sosial Redaksi Narasi Kena Hack

26 September 2022 - 09:33 WIB

redaksi Narasi kena hack

Rangkaian Kronologis Ledakan di Asrama Brimob Sukoharjo

26 September 2022 - 09:22 WIB

Permainan Capit Boneka Disebut Haram, Ini Alasannya!

26 September 2022 - 08:36 WIB

Capit boneka haram

Biadab! Kakek Jadikan Cucunya Budak Seks hingga Hamil dan Melahirkan

26 September 2022 - 08:25 WIB

Budak Seks kakek
Trending di Nasional