Anggaran Huntara Bagi Korban Kebakaran Kampung Cincau

Menu

Mode Gelap
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot! Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 174 Orang Meninggal Dunia Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Kota Bogor · 2 Apr 2022 06:59 WIB

Pemkot Bogor Siapkan Anggaran Huntara Bagi Korban Kebakaran Kampung Cincau


 Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Petugas Pemadam Kebakaran berusaha memadamkan api. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menyiapkan anggaran pembiayaan hunian sementara (huntara) bagi warga atau korban kebakaran Kampung Cincau, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

“Iya, jadi terkait dengan warga yang terdampak kebakaran kemarin di Kampung cintcau, kita sudah komunikasikan dengan kecamatan dan kelurahan untuk dicarikan tempat tinggal hunian sementara (Huntara),” kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas kepada Bogordaily.net, Rabu, 30 Maret 2022.

Menurut Teo, terdapat dua pilihan huntara bagi korban kebakaran Kampung Cincau. Pertama yaitu tinggal di rumah susun sederhana (rusunawa) yang ada di Kota Bogor. Kemudian yang kedua, warga dapat memilih kontrakan mana saja yang berada di area sekitar di kampung tersebut.

“Jadi, uang untuk membayar kontrakan atau rusunawa dari Pemerintah Kota Bogor melalui BPBD,” ujarnya.

Hanya saja, lanjut Teo, anggaran huntara dari pemerintah itu bukan diberikan kepada warga atau korban yang terdampak kebakaran, tetapi diberikan kepada pemilik kontrakan, sehingga warga tinggal menempatinya saja.

“Kemarin itu kan yang terkena imbas kebakaran jumlahnya ada 11 rumah, jadi kita berikan sesuai jumlah rumah yang terkena musibah kebakaran,” imbuhnya.

Masih kata Teo, anggaran untuk pembiayaan huntara pemerintah menyiapkan sebesar Rp1,2 juta per satu huntara kontrakan dan itu tentunya dipotong pajak.

“Ya, satu huntara kontrakan besarannya Rp1,2 juta dipotong pajak selama maksimal tiga bulan. Selebihnya secara mandiri,” ujarnya.

Mengapa hanya tiga bulan, karena kata Teo, untuk saat ini kemampuan pemerintah hanya itu. Akan tetapi, bagi korban atau warga yang tinggal di huntara rusunawa bisa lebih lama bisa mencapai 6 bulan.

“Rusunawa ini kan milik pemerintah jadi sangat memungkinkan bisa lebih lama lagi, bisa 6 bulan,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, telah terjadi kebakaran hebat di Kota Bogor. Belasan rumah di Kampung Cincau Gang Sampeu RT02, RW09, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor Tengah hangus terbakar, pada Selasa pagi, 29 Maret 2022.

Barang-barang berharga senilai jutaan rupiah ludes tak terselamatkan. Akibatnya, warga yang terkena bencana kehilangan tempat tinggalnya.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Bogor, Mohammad Ade Nugraha mengatakan, kebakaran yang menyebabkan belasan rumah terbakar itu terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

“Kita mendapat informasi melalui telepon pukul 04.00 WIB, dimana ada peristiwa kebakaran di daerah Bogor Tengah dan kita pun langsung bergegas terjun ke lokasi kejadian,” kata Mohammad Ade Nugraha kepada Bogordaily.net, Selasa, 29 Maret 2022.

Ia mengungkapkan, kebakaran tersebut diduga disebabkan arus pendek listrik di lantai dua rumah milik Ibu Cucu. Kemudian api dengan cepat merambat ke bangunan yang ada disekitarnya, sehingga dari peristiwa itu sedikitnya 11 rumah terdampak hingga mencapai kerugian ratusan juta rupiah.

“Diduga awal api di berasal dari lantai dua milik ibu ucu. Api Terlihat dari lantai dua bagian atap. Dan itu berdasarkan keterangan saksi yang tak lain anak dari Ibu Cucu, yakni  Iman Agusmumin,” ungkapnya.

Dalam peristiwa itu juga, kata Ade, ada seorang korban mengalami luka bakar yakni pemilik rumah Ibu Cucu.

“Ya, pemilik rumah mengalami luka bakar di bagian kepala dan kaki, korban sudah dilarikan ke rumah sakit,” ucapnya.

Masih kata Ade, api dijinakkan dua jam setelah kejadian, tepatnya pukul 06.08 WIB. (Heri Supriatna)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

1000 Lilin untuk Korban Kanjuruhan

3 Oktober 2022 - 22:07 WIB

1000 Lilin Korban Kanjuruhan

GMKB Peduli Korban Longsor di Kampung Rambay Bogor Utara

3 Oktober 2022 - 21:13 WIB

GMBK Bogor

Setelah Fakum Dua Tahun, OMVI 2022 Kembali Digelar

3 Oktober 2022 - 20:49 WIB

OMVI 2022

Khidmat! Dandim 0606 Kota Bogor Hadir Dalam Upacara Ziarah Nasional

3 Oktober 2022 - 18:14 WIB

Ziarah Nasional

Cegah Banjir Lintasan, Ini yang Dilakukan Babinsa di Wilayah Binaan

3 Oktober 2022 - 17:24 WIB

Babinsa Banjir

Keren! Latika Beauty Care Hadir di Opening Ceremony OMVI 2022

3 Oktober 2022 - 17:08 WIB

Latika Beauty Care Ceremony OMVI
Trending di Kota Bogor