Vaksin COVID-19 Sinovac Jadi Booster

Menu

Mode Gelap
Link Streaming Man City vs Arsenal, Aman dan Legal Catat, Ini Nomor Hotline Pengaduan Penculikan Anak di Kota Bogor Doa Buka Puasa Rajab 2023 dan Qadha Ramadhan Lengkap Pasar Kaget di Taman Heulang Dikeluhkan Warga, Sahib Khan Usulkan Relokasi Profil Najwa Shihab, Jurnalis Intelektual yang Penuh Kritis

Nasional · 26 Apr 2022 15:57 WIB

Vaksin COVID-19 Sinovac Akan Digunakan Sebagai Booster


 Sinovac Luncurkan Vaksin yang Bisa Lawan Omicron Bulan Depan. (voa/Bogordaily.net) Perbesar

Sinovac Luncurkan Vaksin yang Bisa Lawan Omicron Bulan Depan. (voa/Bogordaily.net)

IIMS

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) akan menjadikan vaksin Sinovac sebagai salah satu vaksin COVID-19 dosis ketiga atau booster. Ini merupakan tindak lanjut dari Putusan Mahkamah Agung Nomor 31P/HUM/2022 atas rekomendasi untuk penyediaan vaksin halal dalam program vaksinasi nasional.

“Untuk itu masyarakat yang merasa nyaman untuk menggunakan vaksin Sinovac, kami membuka peluang vaksin tersebut untuk bisa digunakan juga sebagai vaksin booster,” ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, dikutip dari laman resmi Kemenkes, Selasa 26 April 2022.

Vaksin Sinovac telah memperoleh rekomendsi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa MUI Nomor 02 Tahun 2021. Kemudian untuk mekanisme vaksinasi gotong royong, vaksin Sinopharm juga memperoleh rekomendasi fatwa halal dari MUI melalui Fatwa MUI Nomor 9 Tahun 2022.

Selain kedua vaksin tersebut, terdapat empat regimen vaksin COVID-19 lain yang telah mendapatkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yaitu AstraZeneca, Pfizer, Moderna, dan Janssen.

Penggunaan berbagai jenis vaksin ini memungkinkan masyarakat untuk segera bisa menyesuaikan berbagai kondisi kesehatannya dengan berbagai jenis vaksin yang tersedia.

“Vaksin yang sudah beredar secara luas di Indonesia ini juga merupakan vaksin-vaksin yang banyak digunakan di negara muslim lainnya seperti Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Suriah, Pakistan, Malaysia, Bangladesh, Iran, Mesir, Palestina, Kuwait, Maroko, dan Bahrain, dan terbukti juga di negara-negara muslim tersebut kasus COVID- 19 dapat terkendali hingga saat ini,” ucap Nadia.

Sebagai bagian persiapan transisi dari pandemi menuju ke endemi, pemerintah terus mengakselerasi laju vaksinasi . Berdasarkan data dari Kemenkes hingga 25 April 2022, cakupan vaksinasi dosis pertama mencapai 198,98 juta dosis atau 95,54 persen dari target sasaran dan dosis kedua 164,06 juta atau 78,78 persen dari target. Sedangkan capaian dosis booster baru sebesar 35,26 juta dosis atau 16,93 persen dari target.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Kisah Inspiratif Siswa SD Tempuh Jarak 115 Km Antar Ayah ke RS Naik Becak

28 January 2023 - 10:53 WIB

Kisah Inspiratif Siswa SD Tempuh Jarak 115 Km Antar Ayah ke RS Naik Becak

Perbandingan Gaji Pantarlih dengan Sekretariat PPS Pemilu 2024, Besar Mana?

27 January 2023 - 23:16 WIB

Perbandingan Gaji Pantarlih PPS

Sosok Samanhudi, Mantan Wali Kota Blitar yang Terseret Kasus Perampokan

27 January 2023 - 22:21 WIB

Sosok mantan Wali Kota Blitar Samanhudi

Jadwal Haul Guru Sekumpul 2023 : Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

27 January 2023 - 21:40 WIB

Jadwal Haul Guru Sekumpul 2023 : Lokasi dan Waktu Pelaksanaan

Haul Abah Guru Sekumpul ke-18, Dihadiri Ma’ruf Amin dan Ulama Besar Tanah Air

27 January 2023 - 21:27 WIB

Haul Abah Guru Sekumpul

Perampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar Ditangkap, Samanhudi Dalangnya?

27 January 2023 - 21:00 WIB

Perampok wali kota Blitar ditangkap, Samanhudi ikut terseret.
Trending di Nasional