Apa Itu Virus Hendra, Ketahui Gejala dan Cara Pencegahannya

Menu

Mode Gelap
Diduga Ruko di Desa Rancabungur Jadi Sarang Penjualan Obat Terlarang Muncul Lagi di Wuhan, China Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Banyak Masalah, Kemensos RI Cabut Izin ACT! Cek Lokasi Perpanjangan SIM Kota Bogor, Rabu 6 Juli 2022 Mau Kuliah Gratis di STAI Al-Hidayah? Cek Persyaratannya!

Kesehatan · 18 Mei 2022 21:36 WIB

Apa Itu Virus Hendra, Ketahui Gejala dan Cara Pencegahannya


 Ilustrasi kuda sebagai inang dari virus Hendra. (Lum3n dari Pexels/Suara.com/Bogordaily.net)
Perbesar

Ilustrasi kuda sebagai inang dari virus Hendra. (Lum3n dari Pexels/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net Belum lama ini muncul kabar varian baru virus Hendra. Virus ini disebut menjadi ancaman baru setelah Covid-19 dan hepatitis misterius yang beberapa waktu lalu sempat menggemparkan. Nah untuk lebih mengenalnya, berikut penjelasan terkait virus Hendra sebagaimana dilansir Suara.com berikut ini.

Apa Itu Virus Hendra?

Secara resmi WHO menerangkan bahwa virus Hendra merupakan penyakit yang menular ke manusia melalui hewan, tepatnya kelelawar spesies tertentu. Penyakit ini kemudian masuk dalam golongan penyakit zoonosis. Virus ini, seperti diungkapkan dalam Jurnal Biologi Indonesia, memiliki kemiripan dengan virus Nipah. Infeksi yang terjadi pada manusia dan kuda ditemukan pertama kali pada tahun 1994 lalu di Australia. Di Indonesia, virus Hendra muncul pertama kali pada kelelawar pemakan buah di Sumatera Utara.  Sejak 1994 hingga 2013, infeksi virus Hendra pada manusia masih jarang terjadi, hanya tujuh kasus yang dilaporkan.

Cara Penularan Virus Hendra

Mengutip CDC, penularan virus Hendra ke manusia dapat terjadi setelah terpapar cairan dan jaringan tubuh atau kotoran kuda yang terinfeksi virus Hendra. Kuda dapat terinfeksi setelah terpapar virus dalam urine kelelawar pemakan buah yang terinfeksi. Namun sampai saat ini, belum ada penularan virus Hendra dari manusia ke manusia yang telah didokumentasikan.

Gejala yang Muncul

Masih mengacu pada Jurnal Biologi Indonesia (dalam katadata.co.id) gejala virus ini pada kuda antara lain adalah demam, pembengkakan di bagian wajah, bibir, dan leher, rasa depresi, ataxia, mengalami paralisis pada muka, disorientasi, terlalu sensitif saat didekati, infeksi saluran pernapasan, muncul lendir ingus yang disertai dengan darah, encephalitis akut, hingga menimbulkan kematian. Pada manusia, gejala yang muncul adalah infeksi saluran pernapasan atas hingga gangguan neurologis.

Pencegahan Infeksi Virus Hendra

Untuk pencegahan virus ini sendiri, langkah yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

Menjaga kebersihan di lingkungan sekitar.

Jika memiliki kuda atau bersentuhan dengan kuda, jangan cium di bagian moncongnya.

Pastikan selalu menutup luka atau lecet di kulit sebelum memegang kuda.

Cuci tangan setelah memegang mulut dan hidung kuda.

Bilas bagian tubuh yang terkena cairan tubuh atau kotoran kuda dengan segera.

Pastikan jangan banyak orang yang merawat kuda saat tiba-tiba sakit.

Gunakan APD untuk mencegah kontaminasi kulit, mata, hidung, dan mulut dari cairan tubuh kuda.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Makan Buah Duku Kebanyakan Bisa Bikin Gendut

6 Juli 2022 - 19:49 WIB

Cara Agar Bulu Mata Lentik, Konsumsi Makanan Ini!

6 Juli 2022 - 18:01 WIB

Awas! Ini yang Terjadi pada Kulit Jika Mencuci Muka Pakai Air Berlebihan

6 Juli 2022 - 17:11 WIB

5 Penyebab Mundurnya Siklus Menstruasi Pada Wanita

6 Juli 2022 - 16:23 WIB

siklus menstruasi

4 Manfaat Mandi Air Hangat, Bikin Kualitas Tidur Lebih Baik

6 Juli 2022 - 10:12 WIB

Mandi Air Hangat

Atasi Susah Kentut  dengan 4 Cara Ini, Buang Angin Lebih Lancar

5 Juli 2022 - 22:48 WIB

Trending di Kesehatan