Sunday, 6 April 2025
HomeBeritaBerangkat 4 Juni 2022 Lima Embarkasi Haji Jadi Kloter Pertama, Berikut Rinciannya

Berangkat 4 Juni 2022 Lima Embarkasi Haji Jadi Kloter Pertama, Berikut Rinciannya

Bogordaily.net– mulai diberangkatkan Kementerian Agama (Kemenag) pada 4 Juni 2022 mendatang. Pada kloter pertama ini akan ada lima embarkasi jemaah .

Direktur Pelayanan Dalam Negeri Kemenag Saiful Mujab mengatakan kelima embarkasi tersebut merupakan Solo, Jakarta-Pondok Gede, Jakarta-Bekasi, Surabaya, dan Padang.

Saiful mengatakan nantinya Embarkasi Solo (SOC) akan jadi yang pertama diberangkatkan menuju Arab Saudi pada pukul 00.30 WIB dilanjutkan embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) pukul 06.45 WIB dan embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) pada pukul 07.25 WIB.

Kemenag akan melepas embarkasi Surabaya (SUB) pada pukul 08.30 WIB dan terakhir diberangkatkan merupakan embarkasi Padang (PDG) pada pukul 12.55 WIB.

Pemberangkatan gelombang pertama ini kata Saiful akan berlangsung hingga pada 18 Juni mendatang. Sebelum berangkat, para calon jemaah juga akan ditempatkan di asrama terhitung mulai 3 Juni 2022.

Lebih lanjut Saiful mengatakan, saat ini pihaknya masih menerapkan kebijakan lama bagi para calon jemaah yang akan berangkat pada tahun ini. Proses clearance dari Imigrasi kata dia, akan tetap dilakukan di asrama sebelum para jemaah keluar menuju bandara.

Lewat proses ini, para jemaah nantinya tidak perlu lagi melakukan pengecekan di masing-masing bandara pemberangkatan embarkasinya.

“Di asrama itu nanti koper diperiksa ditimbang dan dipisahkan dan langsung diberikan saat di hotel di Mekkah atau Madinah. Jadi nanti jamaah mau keluar asrama sudah clearance dari imigrasi, tinggal naik bis ke pesawat,” ujar Saiful dikutip dari CNNIndonesia.com, Minggu, 29 Mei 2022

Namun, hal tersebut tidak berlaku bagi embarkasi yang berangkat dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Ia menyebut para jamaah yang berangkat akan tetap menjalani pemeriksaan secara langsung oleh otoritas Arab Saudi. Sehingga tidak perlu lagi melakukan pemeriksaan oleh imigrasi setempat ketika sudah tiba di Madinah atau Jeddah.

“Program fast track untuk memudahkan jemaah agar ketika tiba di Madinah atau Jeddah tidak diperiksa lagi oleh pihak imigrasi sana. Tetapi, langsung naik bis menuju pemondokan,” jelasnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here