Kamala Harris Terbang ke Uni Emirat Arab

Menu

Mode Gelap
Sekolah SMPN 16 Kota Bogor Digondol Maling, Kerugian Capai Rp 15 juta Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok Diisukan Hamil Anak Jay Park, Ini Tanggapan Jessi SuaraPemerintah.ID dan TRAS N CO Indonesia Berikan Penghargaan Istimewa untuk BPR Korea Utara Beberkan AS-Korsel-Jepang Mulai Membentuk “NATO Versi Asia”

Internasional · 18 Mei 2022 08:38 WIB

Berikan Penghormatan Terakhir, Kamala Harris Terbang ke Uni Emirat Arab


 Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris. (tempo/Bogordaily.net) Perbesar

Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris. (tempo/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Kamala Harris terbang ke Uni Emirat Arab, untuk memberikan penghormatan kepada Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan dan bertemu dengan presidennya yang baru dilantik.

Perjalanan itu adalah kunjungan tingkat tertinggi pejabat pemerintahan Biden ke Abu Dhabi sejauh ini, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Rabu, 18 Mei 2022.

Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan yang kuat sewaktu pemerintah Amerika Serikat berusaha memperbaiki hubungan yang bermasalah dengan mitranya yang kaya minyak itu.

Delegasi tersebut mencakup Menteri Luar Negeri Antony Blinken, Menteri Pertahanan Lloyd Austin, Direktur CIA William Burns dan utusan kkusus AS untuk masalah iklim John Kerry.

UEA menunjuk putra mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan sebagai presiden baru setelah kematian saudara tirinya Jumat lalu.

Sheikh Mohammed telah menjabat sebagai penguasa de facto negara itu dan membentuk kebijakan luar negeri negara yang kuat sejak Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan menderita stroke hampir satu dekade lalu.

Di bawah pemerintahan de facto Sheikh Mohammed, UEA telah melakukan intervensi dalam berbagai konflik regional, mulai dari Yaman hingga Libya, dan menggunakan kekayaan minyaknya yang besar untuk mempengaruhi luar negeri dan mentransformasi diri menjadi pusat keuangan regional

Lebih banyak pejabat diperkirakan akan memasuki bandara Abu Dhabi pada hari Senin. Iran mengatakan, Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab Hossein Amirabdollahian juga akan melawat ke Abu Dhabi, bertepatan dengan kunjungan Amerika Serikat.

Iran telah menolak untuk bertemu dengan pejabat Amerika secara langsung, bahkan ketika mereka merundingkan kembalinya perjanjian nuklir Teheran yang compang-camping dengan negara-negara besar dunia.

Sebelum menuju Abu Dhabi,  Kamala Harris mengatakan ia bepergian atas nama Presiden Joe Biden untuk menyampaikan belasungkawa atas kematian Sheikh Khalifa yang sudah lama sakit dan untuk menegaskan hubungan penting Amerika dengan Uni Emirat Arab.

“Amerika Serikat menganggap cukup serius kekuatan hubungan dan kemitraan kami dengan UEA,” kata Harris kepada wartawan.

”Kami akan pergi ke sana untuk menyampaikan belasungkawa kami, tetapi juga sebagai ekspresi komitmen kami terhadap kekuatan hubungan itu.”

Para pejabat AS diperkirakan akan membahas frustrasinya UEA tentang perlindungan keamanan Amerika di kawasan itu serta ketegangan yang muncul antara negara-negara terkait perang Rusia di Ukraina.

Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahyan meninggal dunia pada Jumat 13 Mei 2022. Diketahui, Sheikh Khalifa bin Zayed Al Nahya merupakan Presiden UEA yang wafat pada usia 73 tahun.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Paus Fransiskus Tuding Rusia Lakukan Agresi dan Imperialisme di Ukraina

1 Juli 2022 - 20:01 WIB

Sering Dihina London, Moskow Panggil Duta Besar Inggris

1 Juli 2022 - 18:03 WIB

Moskow

Jokowi ke Abu Dhabi Ditemani Prabowo Usai Bertemu Putin

1 Juli 2022 - 12:16 WIB

Bertemu Presiden Rusia, Jokowi Siap Jadi Jembatan Komunikasi Putin-Zelensky

1 Juli 2022 - 08:41 WIB

Pendukung yang Hina Nabi Muhammad Tewas Dipenggal, India ‘Lockdown’

1 Juli 2022 - 05:39 WIB

Misteri Penyebab Kematian Massal 21 Remaja di London

30 Juni 2022 - 21:57 WIB

kematian massal 21 remaja
Trending di Internasional