Cara Mencairkan Bitcoin Jadi Rupiah

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Ekonomi · 13 Mei 2022 22:49 WIB

Bisa Jadi Cuan! Ini Cara Mencairkan Bitcoin Jadi Rupiah


 Ilustrasi mata uang kripto. (Pixabay/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi mata uang kripto. (Pixabay/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Pencairan aset digital tidak dapat dilakukan di sembarang tempat. Meski tidak bisa menjadi alat tukar yang sah, aset kripto masih dapat dicairkan menjadi uang tunai. Namun, investasi dalam Bitcoin atau aset kripto lainnya tidak bisa dicairkan menjadi uang fiat seperti Rupiah. Prinsip cara mencairkan Bitcoin menjadi uang tunai sama seperti emas. Aset kripto dijual sesuai nilainya dalam satuan mata uang yang berlaku saat waktu penjualan. Setelahnya baru uang hasil dari penjualan aset tersebut dapat langsung dikirim ke rekening pemilik. Dikutip dari Detik.com, berikut cara mencairkan Bitcoin atau aset kripto lainnya.

Platform Penukaran Kripto

Pemilik aset Bitcoin atau kripto lainnya dapat mengakses platform penyedia layanan transaksi Bitcoin. Untuk menukarkan Bitcoin jadi Rupiah, cukup mengakses menu penjualan Bitcoin untuk menjual aset kripto sesuai nilai yang berlaku di waktu transaksi. Setelah transaksi berhasil, maka bisa langsung mengirimkan uang hasil penjualan ke rekening bank.

ATM Bitcoin

ATM Bitcoin berbentuk ATM perbankan. Di alat tersebut, dapat membeli dan menjual aset Bitcoin. Bedanya dengan ATM perbankan, ATM Bitcoin tidak diakses dengan kartu debit melainkan dengan cara memindai kode QR untuk terhubung dengan dompet digital tempat pengguna menyimpan aset Bitcoin.

Setelah ATM terhubung dengan platform dompet penyimpanan Bitcoin, maka dapat menjual Bitcoin sesuai jumlah yang diinginkan. Setelah itu, aset di dompet digital akan dikonversi menjadi uang tunai senilai dengan jumlah Bitcoin yang dijual.

Transaksi Peer to Peer

Antar pemilik dompet Bitcoin dapat terhubung melalui jaringan peer to peer yang memungkinkan kedua pihak bertransaksi aset Bitcoinnya. Dalam transaksi peer to peer, menjual aset Bitcoin atau kripto lainnya kepada pembeli yang bersedia membayar dengan harga tertentu. Setelah mereka membayar secara tunai atau transfer ke rekening bank, maka langsung melepas aset Bitcoin ke akun pembeli.

Ttransaksi penjualan Bitcoin atau aset kripto lainnya saat ini dapat dilakukan dengan mudah. Seperti melalui platform Luno Indonesia yang dapat diakses melalui smartphone maupun komputer. Luno Indonesia menyediakan layanan penjualan (trading) Bitcoin secara real time. Pemilik aset dapat langsung mencairkan Bitcoin menjadi uang tunai ke rekening bank.

Sementara itu, meskipun dapat mencairkan bitcoin atau aset kripto lainnya dengan tiga cara ini, kita hanya bisa melakukan transaksi melalui platform atau dompet digital tempat menyimpan aset digital tersebut. Dengan kata lain tidak dapat mencairkan bitcoin atau aset kripto lainnya melalui platform atau dompet digital lain.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Mau Diterima Kerja? Ini Tips Lolos Seleksi Rekrutmen Pegawai BUMN

18 Mei 2022 - 23:01 WIB

Bayar Tol Tak Lagi Pakai Kartu, Ini Penggantinya

18 Mei 2022 - 21:27 WIB

Forum Kewirausahaan Sosial Siap Dukung Percepatan 1 Juta Wirausaha Baru

18 Mei 2022 - 21:14 WIB

Kenaikan Tarif KRL Commuter Jakarta-Bogor Tunggu Kajian Wacana

18 Mei 2022 - 17:11 WIB

Lepas Masker Jadi Titik Balik Industri Transportasi

18 Mei 2022 - 16:54 WIB

Luar Biasa! BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia oleh Forbes Global 2000

18 Mei 2022 - 14:35 WIB

Trending di Ekonomi