Jabodetabek Diterjang Suhu Panas Hingga November 2022

Menu

Mode Gelap
Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot! Update Korban Tragedi Kanjuruhan: 174 Orang Meninggal Dunia Terbaru! Ini Lokasi Sim Keliling Kota Bogor, Jumat 30 Sepember 2022 Lagi! Kota Bogor Hujan Hari Ini, Jumat 30 September 2022 Melonjak Rp 10 ribu Per Gram, Cek Harga Emas Antam Hari Ini

Nasional · 16 Mei 2022 09:01 WIB

BMKG Prediksikan Jabodetabek Diterjang Suhu Panas Hingga November 2022


 Suhu Panas Hingga 36,1 Derajat Celcius. (kabar24/Bogordaily.net) Perbesar

Suhu Panas Hingga 36,1 Derajat Celcius. (kabar24/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Sekitaran wilayah Jabodetabek, beberapan waktu ini bahkan hingga saat ini, merasakan suhu panas hingga 36,1 derajat celcius. Kondisi panas seperti ini diprediksi bakal berlangsung hingga November 2022.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan suhu panas di Jabodetabek, terjadi diakibatkan peralihan musim dari hujan ke kemarau atau yang disebut musim pancaroba.

Suhu tertinggi yang tercatat 36,1 derajat celcius juga diprediksi masih bisa lebih tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

“Sampai akhir musim kemarau, November 2022, mungkin saja suhunya di atas 36 derajat celcius. Tapi, tidak sampai 40 derajat celcius seperti info yang beredar,” kata Kepala Pusat Meteorologi Publik, Fahry Rajab.

Tidak hanya di wilayah Jabodetabek, musim pancaroba juga terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia terutama wilayah Jawa-Bali-Nusa Tenggara dan wilayah Indonesia yang berada di wilayah selatan ekuator pada periode April-Mei. Sedangkan sebagian lainnya masih ada yang mengalami periode basah/hujan.

Meski begitu, BMKG juga memprakirakan masih berpotensi terjadinya hujan dengan kilat/petir di siang ke sore hari.

“Umumnya, pada periode pancaroba atau menjelang musim kemarau, kondisi cuaca terutama pada pagi hari didominasi dengan kondisi cuaca cerah dan tingkat awan yang sangat rendah dapat menyebabkan terjadi suhu yang cukup panas dan terik pada siang hari dengan potensi hujan yang disertai kilat/petir,” kata Koordinator Bidang Cuaca dan Peringatan Dini BMKG, Miming Saefudin.

“Hal ini dapat terjadi karena minimnya tutupan awan di wilayah Jabodetabek pada pagi hari sehingga terjadi pemanasan radiasi matahari maksimal hingga di permukaan. Lalu pada siang-sore hari umumnya akan terbentuk awan-awan dan dapat terjadi hujan,” imbuhnya.

Miming menambahkan, selain peralihan musim atau pancaroba, fenomena cuaca panas yang terjadi belakangan di beberapa wilayah terakhir disebabkan posisi semua matahari sudah berada ke arah wilayah utara ekuator.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

9 Kota di Indonesia Punya Sebutan Nama Buah, Nomor 5 Tetangganya Bogor

3 Oktober 2022 - 19:46 WIB

Kota Nama Buah

Dugaan Langgar Kode Etik, 28 Anggota Polri Diperiksa soal Tragedi Kanjuruhan

3 Oktober 2022 - 18:57 WIB

Anggota Polri Kanjuruhan

Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

3 Oktober 2022 - 18:42 WIB

Kapolres Malang

Berlaku Besok, Ini Tarif Jalan Tol Serpong-Balaraja

3 Oktober 2022 - 17:43 WIB

Tarif Jalan Tol Serpong-Balaraja

Hey Mom, Ini 8 Trik Mudah Menumbuhkan Kegemaran Membaca Buku Pada Anak

3 Oktober 2022 - 17:32 WIB

kegemaran membaca pada anak

Tok! Atnike Nova Sigiro Terpilih Jadi Ketua Komnas HAM

3 Oktober 2022 - 17:04 WIB

Trending di Nasional