Deretan Ramalan Bill Gates Jadi Kenyataan, yang Terbaru Mengagetkan

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 26 Mei 2022 13:05 WIB

Deretan Ramalan Bill Gates Jadi Kenyataan, yang Terbaru Mengagetkan


  Pendiri Microsoft, Bill Gates. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

 Pendiri Microsoft, Bill Gates. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net Bill Gates salah satu orang terkaya dunia ini selalu bikin heboh dengan berbagai pernyataan dan ramalannya soal masa depan.

Kemampuannya itu pun kerap menjadi kontroversi di dunia apalagi soal virus covid-19, yang sempat geger sebagai konspirasi dunia. Netizen bahkan menyebut-nyebut dan menduga-duga ada Bill Gate di dalam konspirasi itu.

Yang tebaru, meski pandemi COVID-19 belum berakhir, kini dunia tengah dibuat heboh dengan kemunculan virus cacar monyet. Karena hal tersebut, ramalan Bill Gates terkait kekhawatiran munculnya penyakit berbahaya selain COVID-19 kembali disorot. Lantas, seperti apa ramalannya? .

1. Risiko penyakit COVID-19 menurun

Sebagai informasi, Bill Gates sebelumnya pernah berbicara terkait ancaman wabah baru yang menyusul COVID-19 pada Februari 2022. Ia mengungkap risiko penyakit berat akibat virus Corona sudah berkurang secara signifikan. Namun, ada penyakit lain yang akan menggantikannya.

2. Pandemi berikutnya berasal dari patogen yang berbeda dari virus Corona

Ia mengungkap bahwa pandemi yang akan muncul nantinya kemungkinan berasal dari patogen virus, bakteri, hingga jamur, yang berbeda dari virus Corona.

“Kita akan menghadapi pandemi lain. Ini akan menjadi patogen yang berbeda di lain waktu,” ujar Bill Gates, dikutip dari CNBC, Kamis 26 Mei 2022.

Karena hal tersebut, pendiri Microsoft itu mengimbau agar dunia bersiap menghadapi pandemi berikutnya dengan mengembangkan dan mendistribusikan vaksin. Begitu juga soal ekonomi yang perlu dipersiapkan oleh pemerintah.

“Lain kali, kita harus mencoba dan membuatnya, alih-alih dua tahun kita harus membuatnya seperti enam bulan,” beber Bill Gates.

“Biaya untuk bersiap menghadapi pandemi berikutnya tidak begitu besar. Ini tidak seperti perubahan iklim. Jika kita rasional, ya, lain kali kita akan mendeteksinya lebih awal,” sambungnya.

Tanggapan pakar terkait konspirasi Bill Gates

Ramalan Bill Gates disalahartikan oleh beberapa netizen. Muncul teori konspirasi yang menyebut jika dirinya lah dalang di balik munculnya cacar monyet. Hal itu langsung dibantah pakar. Stephen Duckett, mantan pejabat departemen kesehatan Australia, menyebut teori konspirasi semacam itu benar-benar menyesatkan.

“Perlu dicatat bahwa banyak dari peristiwa di atas telah terjadi sebelumnya. Bill Gates telah menjadi suara kesehatan global selama bertahun-tahun. Kembali pada tahun 2017 dan sebelum COVID, ia memperingatkan tentang patogen penyebaran pernapasan yang dapat membunuh puluhan juta dalam waktu kurang dari setahun,” kata dia.

“Lalu ada cacar monyet itu sendiri, yang seperti disebutkan telah beredar pada manusia selama beberapa dekade. Wabah kecil tidak pernah terdengar. Pada tahun 2018, banyak kasus terdeteksi lagi di Inggris dalam waktu satu bulan,” sambungnya. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Ngeri, Pesan Dokter Boyke Jangan Keseringan Minum Kopi Obat Kuat Berbahaya!!!

12 Agustus 2022 - 18:53 WIB

Kebiasaan Pagi Hari

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Trending di Internasional