Kapal Ilegal Fishing Bendera Malaysia Diamankan

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Nasional · 26 Mei 2022 13:38 WIB

Kapal Ilegal Fishing Bendera Malaysia Diamankan, Kerugian Capai Rp27 M


 Polairud Baharkam Polri mengamankan Anak Buah Kapal diduga telah melakukan Ilegal Fishing di kawasan Selat Malaka, Aceh dan Sumut. (KKP News/Bogordaily.net) Perbesar

Polairud Baharkam Polri mengamankan Anak Buah Kapal diduga telah melakukan Ilegal Fishing di kawasan Selat Malaka, Aceh dan Sumut. (KKP News/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Tim Polisi Air dan Udara (Polairud) Baharkam Polri mengamankan lima Anak Buah Kapal (ABK) dan satu orang nahkoda asal Malaysia lantaran diduga telah melakukan Ilegal Fishing di kawasan Selat Malaka, Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

Plh Dirpolair Korpolairud Baharkam Polri Kombes Pol Dadan menjelaskan penangkapan terhadap para terduga pelaku tersebut dilakukan pada Sabtu 21 Mei 2022 pagi, sekira pukul 10.00 WIB.

“Sabtu tanggal 21 Mei 2022 pukul 10.00 WIB, KP Antareja – 7007 mendeteksi adanya kapal ikan asing,” ujar Dadan kepada awak media, Rabu 25 Mei 2022.

“Lalu Kapal polisi Antareja – 7007 melakukan pengejaran dan mengamankan KIA KHF 1790 dengan Jumlah ABK sebanyak lima orang serta Ikan sebanyak kurang lebih 1.000 Kg dengan jenis ikan campuran,” tuturnya.

“Setelah kapal berhasil diamankan kemudian KIA KHF 1790 di kawal menuju dermaga pelabuhan Langsa untuk pemeriksaan lebih lanjut,” tambahnya.

Menurut Dadan, modus para terduga pelaku dalam melakukan aksinya tersebut yaitu dengan memakai sarana KIA KHF 1790 yang berbendera Malaysia dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang (Pukat Trawl).

“Satu orang nahkoda dan 5 orang ABK telah ditetapkan sebagai tersangka,” urainya melanjutkan.

Dalam penangkapan kali ini, personel gabungan juga mengamankan sejumlah barang bukti.

Antara lain, satu Kapal KHF 1790 GT 64,17, ikan campuran kurang lebih 1000 Kg, GPS, satu unit pukat trawl serta dokumen.

“Potensi kerugian negara yang berhasil diamankan dari kegiatan Illegal Fishing tersebut yakni kurang lebih Rp27 miliar, selama 10 tahun kapal tersebut beroperasi,” tandasnya.

Atas perbuatannya, para terduga pelaku terancam Pasal 85 UU RI No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan. Ancaman hukuman Pasal 85 UU RI No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Hari Kedua Tengok Korban Gempa Cianjur, KCI Kembali Distribusikan Bantuan

1 Desember 2022 - 21:59 WIB

Korban cianjur

Jadwal Lengkap UTBK SNBT & SNPMB 2023, Cek di Sini!

1 Desember 2022 - 19:53 WIB

Jadwal SNBP 2023 & Penjelasannya! Cek Di Sini!

1 Desember 2022 - 19:32 WIB

Gempa Susulan di Cugenang Sore Ini, Kekuatan Mencapai 2,9 M

1 Desember 2022 - 16:12 WIB

gempa susulan

Angin Puting Beliung Ngamuk di Pati Mengerikan!

1 Desember 2022 - 14:22 WIB

Puting Beliung Ngamuk di Pati

Jadwal Sidang Ferdy Sambo Hari Ini, Cek di Sini!

1 Desember 2022 - 14:01 WIB

Trending di Nasional