Kasus Cacar Monyet di Inggris Bertambah, Diduga Lewat Kontak Seks

Menu

Mode Gelap
Diduga Ruko di Desa Rancabungur Jadi Sarang Penjualan Obat Terlarang Muncul Lagi di Wuhan, China Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Banyak Masalah, Kemensos RI Cabut Izin ACT! Cek Lokasi Perpanjangan SIM Kota Bogor, Rabu 6 Juli 2022 Mau Kuliah Gratis di STAI Al-Hidayah? Cek Persyaratannya!

Internasional · 18 Mei 2022 23:03 WIB

Kasus Cacar Monyet di Inggris Bertambah, Diduga Lewat Kontak Seks


 Ilustrasi monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi monkeypox atau cacar monyet. (Shutterstock/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Inggris dilanda kasus cacar monyet. Beberapa infeksi diduga menular lantaran kontak seksual antar laki-laki atau mereka menyebutnya gay atau biseksual.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mendeteksi tiga kasus cacar monyet di London, dan satu kasus yang berkaitan di Newcastle. Penambahan ini membuat total cacar monyet di negara itu menjadi tujuh kasus.

Otoritas kesehatan Inggris menyebut mereka telah mengidentifikasi empat kasus langka dan tidak biasa itu. Penyakit cacar monyet atau monkeypox di antara lelaki tampaknya telah terinfeksi di London. Mereka tidak memiliki riwayat perjalanan ke negara-negara Afrika tempat penyakit seperti cacar itu endemik.

Pada sebuah pernyataan, Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan penyelidikan telah dimulai tentang bagaimana orang-orang itu terinfeksi dan apakah mereka memiliki hubungan satu sama lain. Tiga dari pria itu berada di London dan satu di timur laut Inggris. Semua laki-laki mengidentifikasi sebagai gay, biseksual atau laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki.

Pekan lalu, Inggris melaporkan tiga kasus cacar monyet sebelumnya, termasuk dua orang yang tinggal di rumah yang sama dan satu lagi yang sebelumnya bepergian ke Nigeria, di mana penyakit itu endemik pada hewan.

“Bukti menunjukkan bahwa mungkin ada penularan virus cacar monyet di masyarakat, menyebar melalui kontak dekat,” kata Dr Susan Hopkins, Kepala Penasihat Medis untuk Badan Keamanan Kesehatan Inggris dikutip Suara.com.

“Kami secara khusus mendesak pria gay dan biseksual untuk waspada terhadap ruam atau lesi yang tidak biasa dan segera menghubungi layanan kesehatan seksual,” sambungnya.

Peningkatan kasus tersebut, membuat Organisasi Kesehatan Dunia mengeluarkan pernyataan. Dalam situs resminya WHO mengatakan bahwa setiap penyakit selama perjalanan atau setelah kembali dari daerah endemik harus dilaporkan ke profesional kesehatan, termasuk informasi tentang semua perjalanan dan riwayat imunisasi terakhir.

“Penduduk dan wisatawan ke negara-negara endemik harus menghindari kontak dengan hewan sakit (mati atau hidup) yang dapat menampung virus monkeypox (tikus, marsupial, primata) dan harus menahan diri dari makan atau menangani hewan buruan (daging semak),” kata WHO.

Sementara itu sebagai informasi cacar monyet adalah zoonosis: penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia. Kasus sering ditemukan di dekat hutan hujan tropis yang terdapat hewan pembawa virus. Bukti infeksi virus monkeypox telah ditemukan pada hewan termasuk tupai, tikus rebus Gambia, dormice, berbagai spesies monyet dan lain-lain.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Menteri Inggris Ramai-Ramai Mundur, Boris Johnson Ogah Lengser

6 Juli 2022 - 21:44 WIB

Tersangka Penembakan Massal di AS Divonis 7 Tuduhan Pembunuhan

6 Juli 2022 - 18:29 WIB

penembakan massal

Akibat Gelombang Panas, Italia Nyatakan Darurat Kekeringan

6 Juli 2022 - 16:02 WIB

italia kekeringan

Qlue Siap Mengekspansi Bisnis di Korea Selatan Melalui Implementasi Solusi Smart City

6 Juli 2022 - 11:36 WIB

Qlue

Muncul Lagi di Wuhan, China Alami Lonjakan Kasus Covid-19

6 Juli 2022 - 10:36 WIB

Lonjakan Kasus Covid-19

Penembakan Massal di AS, 6 Warga Chicago Tewas

5 Juli 2022 - 18:58 WIB

Trending di Internasional