Kasus Cacar Monyet Sampai ke Denmark dan Skotlandia 

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian, Rabu 10 Agustus 2022 Profil Irjen Ferdy Sambo, Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J Kota Bogor Diramalkan Cerah Berawan, Rabu 10 Agustus 2022 E-KTP Jadi Syarat Beli Rokok? Terkini! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Selasa 9 Agustus 2022

Internasional · 24 Mei 2022 10:26 WIB

Kasus Cacar Monyet Sampai ke Denmark dan Skotlandia 


 Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi. (Istimewa/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan melaporkan adanya warga Denmark yang terinfeksi pertama virus cacar monyet atau monkeypox pada pria dewasa yang telah kembali dari perjalanan ke Spanyol.

Menteri Kesehatan Denmark Magnus Heunicke mengatakan bahwa sangat kecil kemungkinan infeksi tersebut meluas di negara itu, tetapi ia catat bahwa pihaknya tetap mencermati situasi.

“Otoritas kesehatan tidak memperkirakan infeksi yang meluas di Denmark, tetapi kami terus memantau dan mengikuti perkembangan dengan cermat untuk bersiap menghadapi segala kemungkinan,” kata Heunicke dalam sebuah pernyataan, diktutip dari RMOL, Selasa 24 Mei 2022.

Kemenkes mengatakan pria yang terinfeksi saat ini ada dalam isolasi. Pihak berwenang sedang mencoba menelusuri siapa saja yang melakukan kontak dekat dengan pria itu.

Laporan kasus pertama cacar monyet di Denmark bersamaan dengan Skotlandia yang juga mengumumkan kasus cacar monyet yang pertamanya pada Senin. Hingga Jumat 20 Mei 2022, sudah ada 20 kasus yang dikonfirmasi di Inggris secara keseluruhan.

“Seseorang yang terinfeksi di Skotlandia telah menerima perawatan untuk kondisi mereka. Saat ini pelacakan kontak sedang dilakukan,” kata Public Health Scotland.

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan pada Senin bahwa pemerintah sedang melihat dengan hati-hati pada keadaan seputar penularan cacar monyet di negara itu.

“Ini pada dasarnya adalah penyakit yang sangat langka dan sejauh ini konsekuensinya tampaknya tidak terlalu serius, tetapi penting bagi kita untuk mengawasinya,” kata Johnson.

Cacar monyet dapat menyebar melalui kontak dekat dan sebagian besar ditemukan di Afrika Barat dan Tengah. Kasusnya telah diidentifikasi di beberapa negara secara global.

Badan Keamanan Kesehatan Inggris mengatakan cacar monyet tidak memyebar dengan mudah, sehingga resiko penularan sangat rendah. Hanya saja, kontak dekat tetap akan berisiko tinggi sehingga perlu diisolasi selama 21 hari.

Hingga Senin WHO sudah melaporkan 92 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi dan 28 yang dicurigai di 12 negara saat penyebaran terus berlanjut.

Kepala WHO Eropa khawatir bahwa cacar monyet dapat menyebar ketika orang berkumpul untuk pesta dan festival selama musim panas.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Kisah Para Perempuan Iran: Kami Perlu Bukti Keperawatan untuk Menikah

10 Agustus 2022 - 17:28 WIB

Korban Tewas Banjir Seoul Korea Selatan Jadi 16 Orang

10 Agustus 2022 - 12:52 WIB

Waspada! Virus Baru Langya Ditemukan di China

10 Agustus 2022 - 09:52 WIB

Rusia Tembak Rudal Hipersonik Kinzhal ke Fasilitas Militer Ukraina

10 Agustus 2022 - 06:51 WIB

Rudal Hipersonik Kinzhal

Fakta-fakta Banjir Bah di Korea Selatan, Kereta Api Lumpuh

9 Agustus 2022 - 21:17 WIB

Donald Trump Ngedumel, Rumahnya Dikepung FBI, Brankasnya Dibobol

9 Agustus 2022 - 21:09 WIB

Truth
Trending di Internasional