Jose Mujica Presiden Termiskin di Dunia

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Tokoh · 13 Mei 2022 08:02 WIB

Kisah Jose Mujica, Presiden Termiskin yang Pilih Hidup Sederhana dan Tolak Tinggal di Istana


 Jose Mujica. (Istimewa/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Jose Mujica. (Istimewa/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net Presiden Uruguay Jose Mujica periode 2010-2015 dikenal dengan julukan presiden termiskin di dunia. Ia memilih hidup sederhana dan bahkan menolak untuk tinggal di istana. Seperti apa kisahnya? Berikut ini perjalanan Jose Mujica.

Jose Mujica merupakan seorang politisi yang dibesarkan dalam kehidupan sederhana. Orang tua Jose Mujica merupakan keluarga miskin yang hidup di pinggiran Kota Montevideo.

Mengutip Suara.com dari Britannica, Jose Mujica bahkan pernah mendekam di penjara selama 14 tahun pada 1971. Dia dipenjara atas kegiatan gerilya dengan organisasi revolusioner Tupamaro.

Organisasi ini melakukan berbagai tindakan melawan hukum, seperti kekerasan, pembakaran hingga pembunuhan. Tujuan dari organisasi itu adalah melemahkan kepemimpinan represif Uruguay.

Perjalanan politik Jose Mujica kemudian dimulai setelah dibebaskan bersama tawanan lain Tupamaro pada tahun 1986. Mujica menjelma sebagai salah satu suara terkemuka Gerakan Partisipasi Rakyat (MPP).

Mujica kemudian dikenal sebagai seorang yang andal dalam peternakan dan pertanian. Hal itulah yang membuatnya pernah menjadi seorang Menteri Pertanian, Peternakan dan Perikanan pada 2005-2008.

Dunia tersebut sudah menyatu dengannya ketika memutuskan tinggal di sebuah peternakan di luar Montevideo usai Pemilu 1989. Dia tinggal bersama Lucia Topolansky yang kemudian menjadi istrinya pada tahun 2005.

Dalam karier politiknya, dia pernah menjadi Chamber of Representative pada 1995-2000, kemudian terpilih sebagai Senat tahun 2000. Pada tahun 2005, Mujica terpilih sebagai pemimpin Senat.

Karier politik yang terus melambung mengantarkannya sebagai presiden. Meski sempat dibayangi masa lalunya, Mujica mengalahkan mantan presiden Luis Alberto Lacalle Herrera. Dia mulai menjabat sebagai presiden pada 1 Maret 2010.

Selama menjabat sebagai presiden, Mujica lekat dengan kontroversi. Dia pernah menjadi sorotan ketika mengusulkan pemerintah melegalkan dan mendistribusikan ganja pada 2012. Ia beralasan hal itu dilakukan untuk memotong pendapatan para pengedar narkoba.

Tak hanya itu Uruguay juga menjadi negara pertama di Amerika Selatan yang mengizinkan aborsi hingga minggu ke-12 masa kehamilan. Uruguay pula menjadi negara kedua di Amerika Latin yang melegalkan pernikahan sesama jenis.

Namun, pemerintahan Mujica juga diapresiasi karena sukses mengangkat ekonomi Uruguay. Pendapatan per kapita masyarakat Uruguay mengalami peningkatan pada masa Mujica yang dikenal sangat dermawan.

Bahkan, dia pilih menepikan kehidupan mewah Istana Kepresidenan. Mujica bersama sang istri tetap tinggal di peternakan yang sudah lama ditempatinya.

Selain itu, Mujica tak menerima penuh gajinya sebagai seorang presiden. Ia menyumbangkan 90 persen dari total gajinya sebesar Rp144,5 Juta sebagai Presiden Uruguay.

Ia hidup sederhana dengan VW Beetle. Rumahnya juga tak dikerubungi banyak petugas keamanan negara. Hanya dua polisi dan beberapa anjing setianya yang menjaga Mujica bersama sang istri di peternakan.

Setelah lima tahun sebagai pemimpin Uruguay, tugasnya selesai pada 1 Maret 2015 lalu. Meski punya popularitas di Uruguay, secara konstitusi, dia tidak diizinkan mencalonkan diri lagi sebagai presiden secara berturut-turut.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Profil Flandy Limpele, Sosok Dibelakang Suksesnya India Juara Thomas Cup

18 Mei 2022 - 21:50 WIB

sosok Flandy Limpele

Tokoh: Budi Suhartana dan Gamelan di Tanah Jawa

18 Mei 2022 - 15:47 WIB

Mengenal Supeno, Pahlawan Bangsa yang Ditembak Mati oleh Belanda

18 Mei 2022 - 14:03 WIB

Supeno

Mengenal Lin Che Wei, Tersangka Mafia Minyak Goreng

17 Mei 2022 - 23:58 WIB

Lin Che Wei

Profil Ustaz Abdul Somad, Sang Ulama Keturunan Melayu

17 Mei 2022 - 18:41 WIB

Ustaz Abdul Somad

Tirto Adhi Soerjo dan Gerakan Sarekat Islam di Bogor

17 Mei 2022 - 08:56 WIB

Trending di Tokoh