Bogordaily.net – Dedeh, seorang nenek berusia 79 tahun, warga kampung Cibogel, RT 02/RW 02, Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, yang kini hidupnya serba pas-pasan dan berbaring sakit tidak mendapat bantuan sosial dari pemerintah setempat.
Pasalnya, selama pemerintah gencar menyalurkan bantuan sosial (bansos) baik dari tingkat Desa, Kecamatan maupun Kabupaten, nenek di Kota Batu yang merupakan warga miskin tersebut mengakui belum menerima bantuan.
“Pernah mengajukan, tapi sampai hari ini sama sekali tidak ada bantuan, baik bantuan melalui program PKH dan BPNT, BLT DD. Padahal, sebelumnya tercatat sebagai penerima BLT, DD, tapi sekarang sudah lama tidak ada,” ungkap Wati anak perempuan Dedeh, kepada media.
Wati juga tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab ibunya tidak lagi tercatat sebagai penerima bantuan sosial.
“Selain tidak mendapatkan BLT DD, ibu tak dapat bantuan PKH dan BPNT padahal sangat membutuhkan,” imbuhnya.
Ia berharap, ibunya bisa menerima kembali bantuan sosial dari Pemerintah yang sempat terhenti di tahun 2022 ini.
Selama ini, untuk menutup semua kebutuhan orangtuanya (Dedeh) beserta cucu, Wati harus rela membanting tulang demi bisa makan untuk sehari-hari.
“Untuk menutup kebutuhan sehari-hari saya kerja jadi ojek online, neskipun tidak full online. Karena setiap harus berangkat ngojek, saya harus menunggu anak dulu pulang sekolah saling bergantian menjaga ibu saya. Ya kalo saya gak kerja makan darimana buat sehari-hari. Meski ada bantuan dari tetangga, kadang dua Minggu sekali, kadang satu bulan sekali,” tandasnya.*
(Heri Supriatna)