Saturday, 5 April 2025
HomeKabupaten BogorProtes Jalan Rusak, Jalan Sukabumi-Bogor Didemo Warga Lalulintas Lumpuh

Protes Jalan Rusak, Jalan Sukabumi-Bogor Didemo Warga Lalulintas Lumpuh

Bogordaily.net – Ruas Jalan Sukabumi menuju Bogor maupun sebaliknya saat ini terhambat. Itu karena warga yang menuntut perbaikan ruas jalan yang bergelombang dan sering memakan korban.

Aksi yang dilakukan pada Minggu, 22 Mei 2022 itu buntut dari kecelakaan maut di ruas tersebut. Tepatnya di Kampung Benda Cicurug Kabupaten Sukabumi

Warga pun akhrnya berunjukrasa menuntuk perbaikan jalan itu segera dilakukan sebelum korban jiwa semakin banyak, akibat kecelakaan karena jalanan yang rusak.

Sebelumnya, media sosial diramaikan dengan munculnya poster bertuliskan ‘Benda Berduka Benda Menggugat’.

Dalam poster itu disebut warga akan melakukan aksi unjuk rasa memprotes ruas jalan nasional di bawah Kementerian PU tersebut. Warga menilai jalan bergelombang itu sudah sering mengakibatkan kecelakaan bahkan mengakibatkan warga meninggal dunia.

“Aksi serentak, undangan terbuka untuk seluruh pemuda Desa Benda. Berontak Demi Perbaikan Jalan,” tertulis dalam poster tersebut.

Entis, warga yang sering melintasi jalan tersebut mengaku kondisi jalanan bertanggul memang sudah sering memakan korban jiwa dan luka. Ia juga menyesalkan kondisi jalan itu seringkali tidak tersentuh perbaikan padahal protes dari warga sudah seringkali dilayangkan.

“Sudah sering kita protes soal tanggul bergelombang itu, kalau ada perbaikan atau menambal jalan ke pekerja dari Kementrian PU agar lokasi ini diperbaiki namun ya lagi-lagi telinganya kebal. Tidak sekalipun ruas di Kampung/Desa Benda itu mereka sentuh padahal memang posisinya di ruas jalan nasional,” kata Entis, Minggu 22 Mei 2022 seperti dikutip dari detikcom.

Sementara itu, melalui pesan suara Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Agus Mulyadi menyayangkan keluhan warga soal kondisi jalan Nasional Sukabumi-Bogor tepatnya di Kampung Benda RT. 01/01 Desa Benda, Kecamatan Cicurug, belum juga direspon baik pemerintah pusat.

Padahal, dia mengaku sudah melaporkan kondisi jalan bergelombang itu sejak jauh-jauh hari. Akibatnya, kecelakaan maut kembali terjadi pada Sabtu 21 Mei 2022 hingga memakan korban jiwa.

“Malam ini, tepatnya di ruas jalan Cicurug-Benda kembali terjadi kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Salah satunya disebabkan akibat jalan bergelombang,” kata Agus dalam pesan suara yang dikirim ke awak media, Minggu 22 Mei 2022.

Agus juga menilai, jalan bergelombang diduga karena tingginya mobilitas truk angkutan barang over tonase alias overload. Diketahui di sepanjang jalan nasional itu banyak aktivitas pabrik.

“Saya bisa pastikan, jika jalan ini bergelombang akibat truk besar maupun truk pasir yang melebihi kapasitas muatan,” kata Agus.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here