Bogordaily.net – Sebuah platform e-commerce raksasa China, serta Saham Alibaba rontok 9,4 persen pada perdagangan Selasa, 3 Mei 2022 pagi waktu Hong Kong.
Diduga usai pendirinya Jack Ma ditangkap oleh polisi. Dilansir dari CCTV yang mengabarkan bahwa seseorang bermarga Ma, klan serupa dengan Jack Ma, ditahan oleh pihak kepolisian.
Hal itu menjadi perhatian investor yang menduga orang yang dimaksud adalah Jack Ma, yang selama ini menghilang dari radar publik.
Akibatnya, saham Alibaba rontok dan emiten ini kehilangan kapitalisasi pasarnya hingga US$26 miliar.
Namun, akhirnya saham Alibaba pun pulih dengan cepat, menjadi minus hanya 1,76 persen. Saat Lembaga penyiaran China segera mengeluarkan koreksinya.
Sementara, Seseorang bermarga Ma ditangkap karena tindakan kriminal di kota timur Hangzhou, tempat Alibaba bermarkas. Orang itu sudah menjadi sasaran polisi Hangzhou sejak pekan lalu.
Diduga orang itu menghasut subversi kekuasaan negara melalui internet dan melakukan kegiatan lain yang membahayakan keamanan nasional.
Saat ini dikutip dari Forbes, pada Rabu 4 Mei 2022, penyelidikan lebih lanjut sedang berlangsung. Nama lengkap orang tersebut belum juga diungkapkan.
Diduga nama depan orang itu adalah salah satu karakter nama depan Jack Ma, yakni karakter ‘Yun’, yang memicu spekulasi dari outlet media lokal di China dan Hong Kong bahwa tuduhannya mempengaruhi miliarder Alibaba Group.
Hingga informasi ini diturunkan, baik Alibaba Group maupun Ant Group, belum menanggapi permintaan komentar tersebut.***