Sekolah di Swasta, Siswa Miskin Jabar Dapat Bantuan Rp2,7 Juta/tahun

Menu

Mode Gelap
Diduga Ruko di Desa Rancabungur Jadi Sarang Penjualan Obat Terlarang Muncul Lagi di Wuhan, China Alami Lonjakan Kasus Covid-19 Banyak Masalah, Kemensos RI Cabut Izin ACT! Cek Lokasi Perpanjangan SIM Kota Bogor, Rabu 6 Juli 2022 Mau Kuliah Gratis di STAI Al-Hidayah? Cek Persyaratannya!

Nasional ยท 18 Mei 2022 17:20 WIB

Sekolah di Swasta, Siswa Miskin Jabar Dapat Bantuan Rp2,7 Juta/tahun


 Gubernur Jabar Ridwan Kamil Perbesar

Gubernur Jabar Ridwan Kamil

Bogordaily.net – Pemprov Jabar membuat kebijakan populis. Siswa miskindi Jabar juga akan menerima bantuan untuk bersekolah di sekolah swasta. Kebijakan itu bisa jadi kabar gembira bagi para pengelola sekolah swasta.

Hal itu ditegaskan gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Dia mengatakan, Pemprov Jawa Barat telah menyiapkan bantuan bagi keluarga siswa tak mampu yang bersekolah di sekolah swasta.

“Kami memberi dukungan dana kepada anak-anak Jabar yang sekolah di swasta,” katanya dalam pembukaan kegiatan PPDB di SMK Negeri 2 Kota Bandung, Selasa 17 Mei 2022.

Kang Emil itu mengatakan, bantuan yang disiapkan senilai Rp2,7 juta per tahun. “Tahun ini naik, totalnya menjadi Rp 2.700.000 untuk mereka yang sekolah di swasta yang datang dari keluarga ekonomi tak mampu,” jelasnya.

Diketahui, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 untuk jenjang pendidikan SMA dan SMK di Jawa Barat resmi dimulai hari ini, Selasa (17/5/2022).

Kuota jalur PPDB untuk jenjang SMA terdiri dari afirmasi 20 persen, perpindahan tugas lima persen, prestasi 25 persen, dan zonasi 50 persen. Untuk tahap I masyarakat bisa mulai mendaftar mulai tanggal 6-10 Juni 2022, dan khusus untuk kuota zonasi, pendaftaran dimulai pada tahap II tanggal 23-30 Juni.

Sementara kuota jalur PPDB SMK, afirmasi sebanyak 20 persen, perpindahan tugas lima persen, prioritas terdekat 10 pesen, persiapan kelas industri 35 persen, prestasi nilai rapor umum 25 persen, dan prestasi kejuaraan lima persen.

Pendaftaran tahap I PPDB SMK dimulai tanggal 6-10 Juni, dan untuk kuota prestasi nilai rapor umum dimulai pada tahap II tanggal 23-30 Juni.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi menjelaskan, proses PPDB 2022 dilakukan sepenuhnya secara daring. Pihaknya juga sudah menyiapkan pos pengaduan PPDB di satuan pendidikan sekolah, cabang dinas, dan di kantor Dinas Pendidikan secara luring.

“Proses PPDB itu full daring dan kita sudah menyediakan pos pengaduan dengan pola luring,” tandas Dedi. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Luhut Ingatkan, Dua Pekan Lagi Vaksin Booster Jadi Syarat Mobilitas

6 Juli 2022 - 22:18 WIB

vaksin booster syarat mobilitas

Gaji Para Petinggi ACT Mencapai Ratusan Juta, Ini Penjelasnnya

6 Juli 2022 - 21:11 WIB

Gaji petinggi ACT

Gara-Gara ACT, Kemenkes Akan Sisir Seluruh Lembaga Pengepul Donasi

6 Juli 2022 - 20:02 WIB

HUT Bhayangkara ke 76, Arsul Sani : Polisi Harus Lebih Humanis

6 Juli 2022 - 19:19 WIB

Ups… Status Online WhatsApp Bakal Dihilangkan?

6 Juli 2022 - 17:43 WIB

Live di Mango, Model Cantik Diciduk Siber Polri

6 Juli 2022 - 17:35 WIB

Trending di Nasional