Simak! 6 Persiapan Persalinan Paling Penting Bagi Ibu Hamil

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Kesehatan ยท 14 Mei 2022 02:03 WIB

Simak! 6 Persiapan Persalinan Paling Penting Bagi Ibu Hamil


 ilustrasi Perbesar

ilustrasi

Bogordaily.net – 6 Persiapan Persalinan Palng Penting Bagi Ibu Hamil. Selama masa kehamilan, kondisi janin harus terus dipantau setiap semester.

Dokter kandungan dr. Darrell Fernando, Sp.oG., menjelaskan bahwa hal itu penting agar calon orangtua bisa lakukan persiapan persalinan yang sesuai dengan kondisi bayi.

Persiapan persalinan bukan sekadar menyiapkan pakaian anak dan nama yang akan diberikan. Yang jauh lebih penting adalah memastikan agar anak lahir dengan sehat juga ibu tidak stres menjelang persalinan.

“Tidak kalah pentingnya untuk menjaga kesehatan mental orangtua, khususnya ibu, selama proses kehamilan hingga setelah melahirkan nanti. Jika mengalami gejala gangguan jiwa seperti sering menangis, merasa hampa, tidak dapat beraktivitas, mendengar suara, cemas berlebih, segera konsultasikan diri ke dokter dan ahlinya,” kata dokter Darrell melalui siaran pers Tentang Anak, Jumat 13 Mei 2022 seperti dikutip dari suaracom.

Tidak harus terburu-buru pergi ke layanan psikolog, Dokter Darrell menyarankan, orangtua bisa mengakses berbagai informasi terkait gangguan psikis secara daring.

“Bisa yang berasal dari sumber kredibel serta bertanya dengan banyak ahli dengan mudah dan gratis melalui aplikasi Tentang Anak,” ujarnya.

Dokter Darrell pun membagikan tips untuk persiapan persalinan agar bayi dan ibu sama-sama sehat.

1. Kontrol kehamilan sesuai dengan jadwal termasuk untuk pemeriksaan USG, minimal 4x pemeriksaan selama hamil. Yaitu, ketika trimester 1 (usia 10-13 minggu), trimester 2 (usia 20-24 minggu), dan trimester 3 (usia 28-31 minggu juga 36 minggu)

2. Konsumsi makanan nutrisi dan pola makan dengan gizi seimbang. Tidak ada makanan superior atau paling bagus dibandingkan makanan yang lainnya. Ibu hamil dapat mengkonsumsi variasi jenis makanan untuk memenuhi kecukupan gizi.

3. Konsumsi vitamin sesuai anjuran dokter. Kebutuhan vitamin ibu hamil termasuk zat besi, asam folat, dan vitamin D. Namun sebelum mengonsumsi ini semua, ibu hamil wajib untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter.

4. Tetap berolahraga dengan beraktivitas fisik setidaknya 150 menit dalam seminggu, atau 20-30 menit setiap harinya. Hindari aktivitas berat seperti lompat-lompat.

5. Mengenali tanda bahaya setiap trimester seperti muntah hebat, pendarahan, kontraksi atau nyeri perut hebat, pecah ketuban, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, tidak merasakan gerakan janin, dan kejang.

6. Persiapan ASI sejak kehamilan dengan berkonsultasi ke dokter, bidan, ataupun konselor laktasi sejak hamil. Selain itu, orangtua dan lingkungan juga dapat menciptakan suasana yang nyaman, dukungan yang penuh, dan menghindari stres agar proses mengasihi dapat berjalan dengan lancar. Kecukupan gizi ibu dan inisiasi menyusui dini (IMD) juga memiliki peranan penting dalam proses memberikan ASI kepada anak. ***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Sama-Sama Mengganggu Hubungan, Ini Perbedaan Ejakulasi Dini dan Ejakulasi Tertunda

18 Mei 2022 - 22:30 WIB

Apa Itu Virus Hendra, Ketahui Gejala dan Cara Pencegahannya

18 Mei 2022 - 21:36 WIB

Tips Atasi Kulit Belang Akibat Paparan Sinar Matahari

18 Mei 2022 - 18:52 WIB

Atasi kulit Belang

Mengenal 5 Prinsip Stoicisme, Bisa Bantu Hidup Lebih Tenang dan Aman

18 Mei 2022 - 18:06 WIB

Stoicisme

Kaum Rebahan Wajib Tahu! Terlalu Lama Berbaring di Kasur Ini Dampak Buruk Bagi Kesehatan

18 Mei 2022 - 15:44 WIB

Ajaib! 5 Buah Ini Bisa Menurunkan Kolesterol dalam Tubuh

18 Mei 2022 - 13:34 WIB

kolesterol tubuh
Trending di Kesehatan