Tabungan Mengendap di Bank

Menu

Mode Gelap
Geger! Instagram Mendiang Vanessa Angel Mendadak Hilang Tok! Lin Che Wei Resmi Jadi Tersangka Kasus Mafia Minyak Goreng Jangan Telat, Yuk Daftar Gelombang 3 TA 2022/2023 Sekolah Bosowa Bina Insani Bogor! Presiden Jokowi Beri Bantuan untuk Warga dan PKL di Pasar Cibinong Asyik! Mulai Hari Ini, Jokowi Izinkan Buka Masker di Ruang Terbuka

Ekonomi · 13 Mei 2022 23:00 WIB

Tabungan Mengendap di Bank, Awas Bisa Bikin Rugi!


 Ilustrasi uang rupiah.(Unsplash.com/Mufid Majnun/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi uang rupiah.(Unsplash.com/Mufid Majnun/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Tabungan mengendap lama dalam rekening bank rupanya bukan pilihan bijak. Terdapat beberapa faktor yang dapat membuat uang semakin menipis secara perlahan.

Dilansir dari Detik.com, penyebabnya yakni terjadi penyusutan nilai tabungan karena tergerus inflasi. Dengan kata lain, nilai rill tabungan akan menyusut seiringnya waktu akibat inflasi.

Adapun yang dimaksud dengan nilai riil adalah kemampuan daya tukar atau daya beli uang pada barang atau jasa. Sekilas memang mirip dengan nilai nominal, tetapi sebenarnya berbeda.

Contoh, simpanan tabungan sebesar Rp10 juta di bank pada sepuluh tahun yang lalu terasa lebih besar ketimbang menyimpan tabungan sebesar Rp10 juta di masa sekarang. Hal ini disebabkan biaya hidup dan keperluan sehari-hari saat ini lebih besar ketimbang sepuluh tahun yang lalu.

Dengan kata lain, menyimpan uang tunai senilai Rp10 juta dalam tabungan dalam kurun waktu yang lama, semisal sepuluh tahun tadi, bukanlah pilihan yang bijak.

Selain nilai rill tabungan yang terus menyusut, secara nominal pun jumlahnya ikut berkurang karena dipotong biaya administrasi. Di beberapa bank swasta maupun Bank BUMN, terdapat beberapa jenis biaya administrasi yang harus dibayarkan seorang nasabah yang dipotong secara otomatis dari uang tabungan nasabah yang bersangkutan.

Potongan yang paling umum adalah biaya administrasi bulanan. Jumlahnya bervariasi dari mulai Rp 3.000 hingga Rp 20.000 per bulannya.

“Biaya administrasi rutin ini akan dipotong secara otomatis dari rekening nasabah secara rutin setiap bulannya,” ujar seorang teller bank swasta dikutip dari Detik.com.

Tak hanya itu, masing-masing bank menerapkan biaya tertentu untuk setiap transaksi pemindahan dana atau transfer yang melibatkan bank yang berbeda. Biaya transfer ditanggung langsung oleh nasabah setiap kali melakukan transaksi. Besarannya berkisar antara Rp1.500 hingga Rp5.000 setiap transaksi.

Hal lainnya adalah kebijakan saldo mengendap atau saldo minimum. Ada beberapa Bank yang mensyaratkan nasabah harus mengendapkan dananya dengan batas minimal tertentu.

Biaya administrasi lainnya adalah biaya administrasi untuk pemindahan rekening, perubahan jenis tabungan, pencetakan rekening koran, penutupan rekening dan lainnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Mau Diterima Kerja? Ini Tips Lolos Seleksi Rekrutmen Pegawai BUMN

18 Mei 2022 - 23:01 WIB

Bayar Tol Tak Lagi Pakai Kartu, Ini Penggantinya

18 Mei 2022 - 21:27 WIB

Forum Kewirausahaan Sosial Siap Dukung Percepatan 1 Juta Wirausaha Baru

18 Mei 2022 - 21:14 WIB

Kenaikan Tarif KRL Commuter Jakarta-Bogor Tunggu Kajian Wacana

18 Mei 2022 - 17:11 WIB

Lepas Masker Jadi Titik Balik Industri Transportasi

18 Mei 2022 - 16:54 WIB

Luar Biasa! BRI Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia oleh Forbes Global 2000

18 Mei 2022 - 14:35 WIB

Trending di Ekonomi