Pendeta Ini Juga Ditolak Masuk Singapura

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Nasional · 20 Mei 2022 14:06 WIB

Tidak Hanya UAS, Pendeta Ini Juga Ditolak Masuk Singapura


 Pendeta Asal Amerika Ini Juga Ditolak Masuk di Singapura. (tribun/Bogordaily.net) Perbesar

Pendeta Asal Amerika Ini Juga Ditolak Masuk di Singapura. (tribun/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Ustaz Abdul Somad (UAS) ditolak masuk di Singapura oleh otoritas setempat. UAS dinilai kerap menyinggung agama lain dalam ceramahnya. Pihak Singapura memandang UAS sebagai penceramah ekstrim. Rupaya tak hanya UAAS, seorang Pendeta asal Amerika Serikat, juga ditolak masuk Singapura.

Penolakan masuk UAS oleh otoritas Singapur menjadi geger belakangan ini. Topik hangat itu masih bergulir jadi perbincangan masyarakat Indonesia. Banyak pro kontra yang bermunculan menilai regulasi dari negara Singa tersebut.

Ternyata UAS bukan satu-satunya pemuka agama yang ditolak di Singapura. Pada tahun 2018, seorang pendeta ditolak masuk di Singapura.

Pendeta tersebut bernama Lou Engle. Dia ditolak berkhotbah di Singapura sejak saat hingga tahun-tahun akan datang. Penyebabnya, sang pendeta menyinggung agama Islam dalam sebuah khotbahnya di Singapura pada Maret 2018.

Tidak cukup hanya melarang, MHA bekerjasama dengan polisi, Kejaksaan Agung, juga telah mengeluarkan peringatan keras kepada para pendeta Singapura yang telah terlibat dalam mengundang Lou Engle.

Untuk diketahui, penceramah asing yang ingin berkhotbah di Singapura harus memiliki Miscellaneous Work Pass (MWP) yang diajukan atas namanya oleh sponsor.

Insiden itu membuat pimpinan gereja di Singapura meminta maaf atas ucapan Lou Engle.

“Kami sangat menyesal bahwa pernyataannya telah menjadi penyebab penderitaan dan kesalahpahaman yang cukup besar, khususnya di kalangan komunitas Muslim,” kata pendeta senior Pendeta Yang Tuck Yoong pada pertemuan dengan para pemimpin komunitas Muslim.

Pendeta Yang Tuck Yoong berjanji bahwa gereja tidak akan lagi mengundang Engle kembali ke Singapura.

Pihaknya juga akan melakukan segala cara untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak akan kembali terjadi.***

Artikel ini telah dibaca 200 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Mantan Pengacara akan Gugat Surat Pencabutan Kuasa Bharada E

13 Agustus 2022 - 19:34 WIB

Penelitian Literasi Digital dengan Metode Mobile Seamless Learning di Era Merdeka Belajar untuk Pendidik PAUD 

13 Agustus 2022 - 14:21 WIB

Taufiq Kiemas dalam Kenangan Rizal Ramli, Masih Beri Hormat

13 Agustus 2022 - 12:50 WIB

rizal ramli taufiq kiemas

Ketum Projo Mengancam Siapa Partai, Perbrdaan, Demokrasi atau Konstitusi

13 Agustus 2022 - 10:58 WIB

Projo

KemenkopUKM Perkuat Kelembagaan Koperasi Nelayan

13 Agustus 2022 - 09:31 WIB

Case Close! Bareskrim Hentikan Laporan Dugaan Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi

12 Agustus 2022 - 22:58 WIB

Trending di Nasional