Arab Saudi Bebaskan Penggunaan Masker

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Internasional · 14 Jun 2022 20:54 WIB

Arab Saudi Bebaskan Penggunaan Masker, Kecuali di Area Masjid Nabawi


 Arab Saudi Mulai Membebaskan Peraturan Baru Terkait Covid-19. (republika/Bogordaily.net) Perbesar

Arab Saudi Mulai Membebaskan Peraturan Baru Terkait Covid-19. (republika/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kementerian Dalam Negeri Arab Saudi mengumumkan langkah-langkah pencabutan sebagian besar pembatasan terkait virus corona, salah satunya penggunaan masker.

Namun, aturan yang dikeluarkan Arab Saudi terkait penggunaan masker tersebut hanya berlaku di luar area Masjidil Haram di Mekah dan Masjid Nabawi di Madinah. Saat di dalam kedua tempat suci tersebut, masker tetap wajib digunakan.

Dilansir dari Saudi Gazette, Selasa, 14 Juni 2022, kementerian menyebutkan bahwa pemakaian masker di tempat-tempat tertutup tidak lagi diharuskan dalam banyak kasus.

Penggunaan masker hanya diwajibkan untuk masuk ke Masjidil Haram di Makkah, Masjid Nabawi di Madinah, dan tempat-tempat yang protokolnya dikeluarkan oleh Otoritas Kesehatan Masyarakat (Weqaya).

Sementara itu, bukti vaksinasi pada aplikasi Tawakkalna tidak lagi diperlukan untuk masuk ke dalam perusahaan, acara, kegiatan, pesawat terbang dan transportasi umum.

Kementerian menyatakan bahwa imunisasi dan verifikasi kesehatan tidak diperlukan pada aplikasi Tawakkalna untuk memasuki fasilitas, kegiatan, dan acara serta untuk naik pesawat dan kendaraan angkutan umum kecuali yang sifatnya memerlukan imunisasi atau melanjutkan verifikasi status kesehatan sesuai dengan persyaratan kesehatan umum yang ditetapkan oleh Weqaya.

Verifikasi status kesehatan Tawakkalna juga dapat dilakukan untuk masuknya fasilitas, kegiatan, kesempatan, acara dan sarana angkutan umum yang ingin menerapkan tingkat perlindungan yang lebih tinggi dengan melanjutkan persyaratan imunisasi.

Warga yang ingin meninggalkan Arab Saudi akan diminta untuk melengkapi dosis booster ketiga setelah delapan bulan, sebelumnya disarankan pada rentan tiga bulan.

Namun, peraturan baru tidak berlaku untuk orang-orang di bawah kelompok usia tertentu atau mereka yang telah dikecualikan dari vaksinasi oleh Kementerian Kesehatan.

Kementerian juga memperpanjang durasi persyaratan untuk mengambil dosis ketiga (dosis booster) dari vaksin Covid-19 untuk warga negara yang bepergian ke luar Kerajaan menjadi delapan bulan, bukan tiga bulan setelah menerima dosis kedua. Namun, akan ada pengecualian untuk kelompok usia yang ditentukan oleh Kementerian Kesehatan.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Paspor Baru Tanpa Kolom Tanda Tangan, Jerman Tolak WNI

13 Agustus 2022 - 19:09 WIB

Sekongkol dengan Paranormal, Perempuan Ini Menipu Ibu Kandungnya Hingga Rp2,53 Triliun

13 Agustus 2022 - 09:20 WIB

menipu

Diduga Pemicu Kanker, Bedak Bayi Johnson & Johnson Akan Berhenti Produksi

13 Agustus 2022 - 08:30 WIB

Alami Kekeringan, Inggris Lakukan Pembatasan Penggunaan Air di Beberapa Rumah

13 Agustus 2022 - 08:17 WIB

Inggris Kekeringan

Adik Kim Jong Un Ancam Balas Biang Kerok Covid-19, Korsel Siaga

12 Agustus 2022 - 15:21 WIB

Google Luncurkan Situs untuk Bantu Anak Belajar Membaca

12 Agustus 2022 - 12:35 WIB

belajar membaca
Trending di Internasional