Biaya Perpisahan di SD Pakuan Tembus Rp700 Ribu

Menu

Mode Gelap
Sekolah SMPN 16 Kota Bogor Digondol Maling, Kerugian Capai Rp 15 juta Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok Diisukan Hamil Anak Jay Park, Ini Tanggapan Jessi SuaraPemerintah.ID dan TRAS N CO Indonesia Berikan Penghargaan Istimewa untuk BPR Korea Utara Beberkan AS-Korsel-Jepang Mulai Membentuk “NATO Versi Asia”

Kota Bogor ยท 11 Jun 2022 15:55 WIB

Biaya Perpisahan di SD Pakuan Tembus Rp700 Ribu, Disdik Akan Panggil Pihak Sekolah


 Kabid SD pada Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rudi Suryanto. (Ibnu/Bogordaily.net) Perbesar

Kabid SD pada Dinas Pendidikan Kota Bogor, Rudi Suryanto. (Ibnu/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Acara perpisahan menjelang kelulusan di jenjang pendidikan merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan dimasing-masing sekolah setiap tahunnya mulai Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun, bagaimana bila biaya perpisahan tersebut cukup tinggi bahkan memberatkan orang tua, karena biaya yang diwajibkan hasil dari kebijakan pihak sekolah dan komite seperti di SD Pakuan yang berlokasi di Jalan Raya Tajur, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Informasi yang dihimpun, biaya untuk perpisahan kelas 6 ini mencapai Rp 700 ribu per murid. Beberapa orangtua murid mengungkapkan, perpisahan akan dilaksanakan di SKI Tajur pada 22 Juni 2022 mendatang.

Lantaran biaya tersebut cukup besar, sejumlah orang tua murid memberikan tanggapan karena lokasi perpisahan sangat terjangkau, tetapi biayanya cukup tinggi.

“Info dari sekolah, perpisahannya di SKI Tajur. Setiap siswa diminta biaya Rp 700 ribu dan kita sudah bayar dari awal Juni kemarin,” ucap salah satu orang tua murid yang enggan disebutkan namanya kepada awak media saat akan menghadiri acara sosialisasi PPDB di SD Pakuan pada Rabu 8 Juni 2022 lalu.

Saat dikonfirmasi, Kepala Sekolah SD Pakuan Joko Hadiarso berkilah dan mengatakan, bahwa belum ada rencana untuk mengadakan acara perpisahan bagi kelas 6.

Kendati demikian, terkait biaya Rp 700 ribu per murid untuk kegiatan perpisahan, Joko membenarkan bahwa pernah ada komite sekolah menyampaikan akan mengadakan perpisahan ke Dufan atau Ancol dengan biaya Rp 700 ribu, tapi acara itu batal dan tidak jadi.

“Saya belum tahu ada acara di SKI Tajur, belum ada info ke kami. Namun, sekalipun akan ada perpisahan tentu biayanya tidak akan memberatkan orang tua,” kilahnya.

Apalagi, lanjutnya, kalau memang orang tua ada keberatan dari segi biaya, perpisahan tidak perlu dilaksanakan ke luar, masih bisa di sekolah. Dan untuk rencana ke dufan atau ancol saja, dua hari kemudian dibatalkan karena banyak orang tua yang tidak setuju.

“Kami belum mengetahui pasti jika akan ada perpisahan di SKI Tajur, pihak sekolah tidak terlibat karena acaranya dari orang tua. Intinya kami dari sekolah mengimbau kepada orang tua murid yang ingin mengadakan acara perpisahan tidak memberatkan orang tua dalam hal biayanya,” ujarnya.

“Saran kita dari sekolah selalu bilang, jangan memberatkan orang tua dari segi biaya, kalau memberatkan mending tidak perlu diadakan. Lagian ini kan rencana, kalau orang tua tidak mau mengadakan perpisahan, yaa silahkan. Sekalipun ada, tentu biayanya jangan memberatkan,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SD pada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor Rudi Suryanto menerangkan, setiap acara perpisahan sebenarnya itu dari kebijakan sekolah termasuk besaran biaya, tempat dan sebagainya.

“Kalau memang biaya perpisahan ini memberatkan orang tua murid, nanti kita akan panggil pihak sekolah yang bersangkuta. Kita akan klarifikasi dulu, kebutuhan dana itu untuk apa ? pasti ada detailnya,” ucap Rudi kepada awak media saat ditemui di kantor Disdik Kota Bogor pada 7 Juni 2022 lalu.

Menurut Rudi, pihaknya sudah melayangkan surat edaran ke setiap sekolah SD terkait dengan acara perpisahan. Poin intinya, lanjut Rudi, pihak sekolah tidak boleh menggelar perpisahan dengan biaya yang memberatkan orang tua.

“Termasuk kami mengimbau pihak sekolah tidak meminta kenang-kenangan untuk guru, apalagi kenang-kenangan juga dapat memberatkan orang tua murid,” katanya.

(Ibnu Galansa Montazery)

Artikel ini telah dibaca 6.700 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

1.500 Gamers Adu Taktik di Tournamen Erick Thohir Mobile Legend Bang Bang 2022

2 Juli 2022 - 01:02 WIB

Erick Thohir Mobile Legend

Selamat Ultah Pak Polisi, Polresta Bogor Kota Banjir Karangan Bunga

1 Juli 2022 - 20:27 WIB

Jumat Berkah Jadi Kegiatan Rutin Kodim 0606 Kota Bogor

1 Juli 2022 - 18:11 WIB

Jumat Berkah

Babinsa Kelurahan Ciwaringin Dampingi Penyerahan Sertifikat PTSL

1 Juli 2022 - 16:35 WIB

penyerahan sertifikat PTSL

Paguyuban Dangiang Sapta Djati Siliwangi Siap Bantu Bangkitkan UMKM di Kota Bogor

1 Juli 2022 - 16:18 WIB

Dangiang Sapta Djati Siliwangi

Sekolah SMPN 16 Kota Bogor Digondol Maling, Kerugian Capai Rp 15 juta

1 Juli 2022 - 16:06 WIB

SMPN 16 Kota Bogor
Trending di Kota Bogor