Buntut Pemalakan Bromo, Pelaku Ojek Kuda Minta Maaf

Menu

Mode Gelap
FIFA Resmi Umumkan Jadwal Kick-off Piala Dunia 2022 Dimajukan Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 5.000 Per Gram Diserang Kelompok ADF, 800 Napi Penjara di Kongo Timur Kabur Jangan Telat Perpanjang Sim, Cek di Sini Lokasinya! Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK

Wisata ยท 24 Jun 2022 14:47 WIB

Buntut Pemalakan Bromo, Pelaku Ojek Kuda Minta Maaf


 Oknum ojek kuda di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) minta maaf. (TNBTS/Bogordaily.net) Perbesar

Oknum ojek kuda di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) minta maaf. (TNBTS/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Baru-baru ini terjadi pemalakan oleh oknum ojek kuda di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Pihak Balai Besar TNBTS mengatakan jika hal itu hanya salah paham.

Sebuah video viral menunjukkan aksi pemalakan oleh penyedia jasa sewa kuda di kawasan wisata Gunung Bromo. Kejadian viral itu berdasar unggahan pada tanggal 19 Juni 2022 pada akun Instagram @h.aldi.507 dan pada tanggal 20 Juni 2022 pada akun Tiktok @aldidutcho.

Dalam video yang beredar, penyedia jasa sewa kuda di Bromo meminta bayaran atas video dokumentasi yang diambil oleh wisatawan. Video itu kemudian memicu pro kontra mengenai permintaan uang oleh penyedia jasa dan meminta pihak TNBTS menjelaskan duduk perkara tersebut.

TNBTS pun mencari dan menemukan pelaku pemalakan di video viral itu. Dia bernama Suyono dan seorang pemandu kuda.

“Selamat siang kepada seluruh rakyat Indonesia, saya pak Suyono, pemandu kuda di kawasan wisata Bromo. Saya minta maaf atas viralnya video saya yang berbuat tidak semestinya,” kata Suyono dalam sebuah video.

“Sekali lagi saya meminta maaf yang sebesar-besarnya, khususnya kepada bapak pemilik akun Tiktok Aldi. Saya berjanji tidak mengulangi lagi. Sekali lagi saya mohon maaf kepada semua pihak atas perbuatan saya,” dia menambahkan.

Sebelumnya, Balai Besar TNBTS mengatakan peristiwa itu sama sekali tidak menggambarkan perilaku penyedia wisata di sana.

“Itu bukan merupakan gambaran umum dari perilaku penyedia jasa wisata kuda pada umumnya serta tidak ada kaitannya dengan PNBP/tarif masuk/kegiatan di kawasan,” kata Kasubag Data Evaluasi Pelaporan dan Kehumasan TNBTS, Syarif Hidayat.

“Untuk menjaga situasi wisata yang kondusif, TNBTS mengimbau agar pelaku jasa wisata dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pengunjung dengan menjunjung tinggi etika dan kesopanan sesuai dengan norma yang terkandung pada Sapta Pesona Pariwisata Indonesia,” dia menegaskan.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Kaya Akan Destinasi Wisata, Air Terjun Tirta Buana Bali Jadi Buruan Para Turis

13 Agustus 2022 - 09:51 WIB

Air Terjun Tirta Buana Bali

Perosotan Seru di Rainbow Slide Lembang, Ini Harga Tiket Masuk dan Lokasinya

12 Agustus 2022 - 21:37 WIB

Harga Tiket Rainbow Slide Lembang

Ulasan Lengkap, Harga Tiket, Jam dan Fasilitas Taman Fathan Hambalang Bogor

12 Agustus 2022 - 16:49 WIB

Indahnya, Destinasi Wisata Khusus Muslim di Australia, Ada Istana dan Berlimpah Makanan Halal

11 Agustus 2022 - 16:49 WIB

Atlas Beach Fest, Tempat Mewah Menikmati Pantai Indah di Bali

11 Agustus 2022 - 15:01 WIB

Pemerintah Bangun Sarana Wisata Skala Internasional di Labuan Bajo

11 Agustus 2022 - 06:18 WIB

Sarana Wisata Labuan Bajo
Trending di Wisata