Desa Wisata Pecinan Glodok: Hasil Akulturasi Budaya

Menu

Mode Gelap
Piala Dunia 2022: Link Live Streaming Polandia vs Argentina Piala Dunia 2022: Ghana Sikut Korea Selatan 3-2 Merosot, Ini Harga Emas per Gram Hari Ini Lagi, Gempa Susulan Guncang Cianjur 21 Kali dalam Semalam Lokasi, Harga dan Syarat Perpanjang SIM di Kabupaten Bogor

Wisata · 28 Jun 2022 08:57 WIB

Desa Wisata Pecinan Glodok: Hasil Akulturasi Budaya Tionghoa, Sunda, Betawi, hingga Jawa


 Desa Wisata Pecinaan Glodok. (Dok. Kemenparekraf/Suara.com/Bogordaily.net) Perbesar

Desa Wisata Pecinaan Glodok. (Dok. Kemenparekraf/Suara.com/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Desa Wisata Pecinan Glodok terletak di Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat. Desa wisata ini merupakan salah satu desa wisata yang masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

Di desa ini, wisatawan akan dimanjakan dengan bangunan yang memiliki arsitektur unik dan ornamen-ornamen China, di antaranya Pancoran Chinatown Point yang merupakan destinasi baru dan tempat strategis bersejarah di Pusat Kota, yang memadukan bangunan hunian klasik-elegan, dengan area komersial serta Citywalk dan Mal tematik.

Ada pula, Gang Gloria, yang merupakan salah satu pusat jajanan di kawasan Pancoran-Glodok, Jakarta. Dan yang paling tersohor, ada Petak Enam, merupakan tempat wisata kuliner yang terletak di Glodok, tepatnya di Gedung Chandra Glodok. Bangunan Petak Enam pun memiliki desain dan arsitektur yang unik karena bernuansa China dengan hiasan lampion merah dan ornamen-ornamen khas China.

Selain itu, Desa Wisata Pecinan Glodok ini juga memiliki kesenian yang khas yang tak kalah menarik, seperti Tanjidor, Ondel-ondel, Silat Beksi, Barongsai. Dan ragam budaya yang  menarik perhatian wisatawan, di antaranya Cap Go Meh, Candra Naya, dan Klenteng Toa Se Bio.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyebut Desa Wisata Pecinan Glodok memiliki storynomics tourism karena merupakan hasil akulturasi dari budaya Tionghoa, Sunda, Betawi, hingga Jawa.

“Saya melihat Desa Wisata Pecinan Glodok ini memiliki potensi sebagai daya tarik wisata budaya dan sejarah. Tadi kita sudah melihat berbagai pertunjukan tarian dari Betawi, wushu, dan lainnya. Desa ini memiliki storynomics yaitu cerita yang akan mampu menarik wisatawan,” kata Menparekraf Sandiaga Uno dalam keterangannya dikutip Suara.com.

Menparekraf sempat mengunjungi “Toa Se Bio” yaitu salah satu Klenteng yang berada di Desa Wisata Pecinan Glodok untuk melihat ritual pengobatan Tang Sin, yaitu sebuah pengobatan tradisional spiritual yang berlangsung pada saat Cap Go Meh dan Hari Ulang Tahun Klenteng Toa Se Bio. Ia turut melakukan Fang sen atau pelepasan burung dengan jumlah 53 ekor.

“Saya berharap dengan kuatnya ragam budaya yang terdapat di desa ini bisa menarik kunjungan wisatawan, sehingga akan mampu menjadi peluang untuk kebangkitan ekonomi, membuka peluang usaha, dan lapangan kerja seluas-luasnya,” ujar Menparekraf.

Pada kesempatan yang sama, Menparekraf membuka acara Festival Pecinan Glodok yang menampilkan berbagai atraksi dan pertunjukan seperti Silat, Barongsai, Kungfu, Tarian Betawi, Teknik Pembuatan Jamu, dan lain-lain.***

 
Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Chillax Resmi Dibuka, Tongkrongan ala Eropa di Selatan Jakarta

1 Desember 2022 - 20:45 WIB

Jadi Lokasi Pernikahan Kaesang dan Erina, Ini Sejarah Pura Mangkunegaran

1 Desember 2022 - 11:54 WIB

Candi Jiwa Karawang, Wisata Sejarah di Jawa Barat: Lokasi dan Rute

30 November 2022 - 12:33 WIB

Siap-Siap, Bali Bakal Jadi Wisata Kesehatan

29 November 2022 - 23:02 WIB

Review Wisata Anak Kuntum Farmfield Bogor, Lokasi dan Harga Tiket Masuk

28 November 2022 - 22:53 WIB

Kuntum Farmfield

Mau Liburan Bareng Keluarga? Ke Marcopolo Water Adventure Aja!

27 November 2022 - 21:51 WIB

Trending di Wisata