Di Balik Makin Populernya Desa Wisata di Tengah Pandemi Covid-19

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Antam Turun Hari Ini, Cek Harganya! Kecelakaan, Dua Pengendara Motor Terjatuh dari Flyover Pademangan Cara Beli Tiket Kereta Promo KAI 17 Agustus 2022 Cek Lokasi Sim Keliling, Senin 8 Agustus 2022 Ramalan Cuaca Kota Bogor Hari Ini, Senin 8 Agustus 2022

Wisata · 23 Jun 2022 21:13 WIB

Di Balik Makin Populernya Desa Wisata di Tengah Pandemi Covid-19


 Ilustrasi tempat wisata. Desa Wisata Bantaragung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (Instagram/visitbantaragung/@muhammad.rully/Bogordaily.net) Perbesar

Ilustrasi tempat wisata. Desa Wisata Bantaragung di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. (Instagram/visitbantaragung/@muhammad.rully/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Desa Wisata diprediksi semakin populer terlebih di masa-masa pandemi Covid-19 seperti ini.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut bagaimana preferensi dan segmentasi wisata mulai berubah akibat pandemi.

“Sekarang lebih berorientasi pada daya tarik wisata yang lebih personalize, customize, localize, dan smaller in size, serta di mana kami melihat adanya kenaikan kunjungan di desa-desa wisata selama tahun 2021,” kata Sandiaga saat berbicara dalam agenda Joint Statement antara PT Kao Indonesia dengan Kemenparekraf yang dikutip Suara.com dari siaran pers.

Program pengembangan Desa Wisata kata Sandiaga Uno juga perlu didukung dari berbagai aspek, salah satunya akomodasi lokal atau homestay yang diharapkan dapat memberikan pengalaman baik dan menyenangkan kepada wisatawan. Faktor kebersihan dan kenyamanan menjadi sebuah prioritas yang harus disediakan oleh pemilik homestay yang didominasi oleh penduduk lokal.

Oleh karena itu, guna mendukung dan meningkatkan standar kebersihan dan kenyamanan homestay di Desa Wisata, Kao Indonesia menyediakan 10.000 paket produk sebagai fasilitas penunjang (amenities) untuk homestay yang berada di Desa Wisata.

Dengan begitu, pihaknya berharap dapat meningkatkan minat wisatawan untuk menginap di homestay dan mengembangkan potensi Desa Wisata sebagai destinasi tujuan utama wisata dalam negeri terutama di masa pandemi Covid-19.

“Kami sangat menghargai upaya Kolaborasi sinergis ini dengan mendukung pengembangan Desa Wisata dari sisi kesehatan dan kebersihan lingkungan yang tentunya sesuai dengan situasi serta kebutuhan yang dibutuhkan oleh Desa-desa Wisata sehingga sektor pariwisata dapat kembali bangkit dan bertumbuh,” tambah Sandi.

Vice President Director PT Kao Indonesia Jeniagusliono mengatakan, pihaknya merasa bangga dapat mendukung program Kemenparekraf yang sejalan dengan visi perusahaan untuk dapat berkontribusi meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan lingkungan yang berkelanjutan.

“Melalui kolaborasi ini, kami berupaya untuk memberikan wujud nyata kepada masyarakat Indonesia, melalui produk-produk kecantikan, kebersihan, dan kesehatan yang berkualitas, dengan mendukung promosi Desa Wisata, terutama dari sisi penyediaan produk homestay amenities,” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Tips Wisata ke Tempat Baru, Salah Satunya Jangan Sembarangan Memotret!

8 Agustus 2022 - 09:34 WIB

Menginap di Dedary Resort, Penginapan di Ubud Pemenang Travelers Choice Award 2022

7 Agustus 2022 - 21:59 WIB

Bukan Hanya Dieng Tempat Wisata di Wonosobo, Ada Green Canyon Hingga Candi

7 Agustus 2022 - 20:42 WIB

Wisata Sejarah di Bandung, Cocok Dikunjungi saat Peringatan HUT RI

7 Agustus 2022 - 09:31 WIB

Taman Nasional Gunung Halimun Salak Adakan Pemilihan Duta Tanahalisa 2022

6 Agustus 2022 - 13:30 WIB

Melongok Peninggalan Sejarah Para Pahlawan di Museum Perjuangan Bogor

5 Agustus 2022 - 13:00 WIB

Trending di Wisata