Doa Untuk Orang yang Berangkat Haji Lengkap dengan Arti

Menu

Mode Gelap
Sekolah SMPN 16 Kota Bogor Digondol Maling, Kerugian Capai Rp 15 juta Siap-siap, Uji Coba Kelas BPJS Kesehatan Dihapus Besok Diisukan Hamil Anak Jay Park, Ini Tanggapan Jessi SuaraPemerintah.ID dan TRAS N CO Indonesia Berikan Penghargaan Istimewa untuk BPR Korea Utara Beberkan AS-Korsel-Jepang Mulai Membentuk “NATO Versi Asia”

Haji 2022 · 14 Jun 2022 15:05 WIB

Doa Untuk Orang yang Berangkat Haji Lengkap dengan Arti dan Latinnya


 Doa Lengkap Untuk Pergi Haji. (takziyahglobal/Bogordaily.net) Perbesar

Doa Lengkap Untuk Pergi Haji. (takziyahglobal/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Agar perjalanan para calon jemaah haji dimudahkan Allah dan hajinya menjadi haji yang mapbrur, diperlukan doa untuk mereka yang akan pergi haji. Berikut ini beberapa doa yang ada dalam hadits disertai tulisan Arab, latin dan artinya.

Doa untuk orang naik haji bisa Anda bacakan saat mengantar sanak saudara atau kenalan yang hendak berangkat melaksanakan rukun Islam kelima di tanah suci Mekkah.

Haji adalah ibadah yang harus dilakukan, terutama oleh umat Islam yang mampu. Terlebih, mengunjungi tanah suci pasti merupakan impian bagi setiap umat-Nya.

Pada Bulan Dzulqadah, jamaah haji mulai berangkat ke Tanah Suci. Kloter-kloter pertama bahkan mulai berangkat pada awal bulan ini.

Kita yang ditinggalkan atau kita yang melepas jamaah haji dianjurkan untuk mendoakannya. Dan inilah istimewanya Islam, mengajarkan doa pada setiap aktifitas.

Sehingga senantiasa ingat dan memohon kepada Allah serta menggantungkan harapan kepada-Nya. Mendoakan orang lain juga menguatkan ikatan ukhuwah dan cinta sesama manusia. Apalagi jika ia adalah orangtua atau keluarga kita.

Berikut ini beberapa doa untuk orang berangkat berangkat haji disertai tulisan Arab, latin dan artinya. Doa ini sama dengan doa untuk orang bepergian (safar).

Doa untuk Orang Berangkat Haji

Mengutip laman NU Online, Rasulullah SAW menganjurkan bacaan doa untuk orang naik haji berikut ini untuk dibacakan saat hendak melepaskan kepergian sanak saudara atau kenalan ke tanah suci Mekkah:

زَوَّدَكَ اللهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

Zawwadakallâhut taqwa, wa ghafara dzanbaka, wa yassara lakal khaira haitsumâ kunta.

Artinya: “Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosamu, dan memudahkanmu dalam jalan kebaikan di mana pun kau berada.”

Di Indonesia, para jemaah haji yang hendak berangkat ke tanah suci biasanya menggelar acara baca doa untuk orang naik haji di rumahnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga keselamatan peserta haji dan kemaslahatan keluarga yang ditinggalkan.

Do’a orang yang ditinggalkan pada orang yang hendak pergi haji

أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ

“Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik

(Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)”.

Dalilnya adalah,

أَنَّ ابْنَ عُمَرَ كَانَ يَقُولُ لِلرَّجُلِ إِذَا أَرَادَ سَفَرًا ادْنُ مِنِّى أُوَدِّعْكَ كَمَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُوَدِّعُنَا.فَيَقُولُ « أَسْتَوْدِعُ اللَّهَ دِينَكَ وَأَمَانَتَكَ وَخَوَاتِيمَ عَمَلِكَ »

Sesungguhnya Ibnu ‘Umar pernah mengatakan pada seseorang yang hendak bersafar, “Mendekatlah padaku, aku akan menitipkan engkau sebagaimana Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menitipkan kami, lalu beliau berkata: “Astawdi’ullaha diinaka, wa amaanataka, wa khowaatiima ‘amalik (Aku menitipkan agamamu, amanahmu, dan perbuatan terakhirmu kepada Allah)”.(HR. Tirmidzi no. 3443 dan Ahmad 2: 7. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Sedangkan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Begitu pula bisa membaca do’a pada orang yang pergi berhaji,

زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى وَغَفَرَ ذَنْبَكَ وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ

“Zawwadakallahut taqwa wa ghofaro dzanbaka wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta

(Semoga Allah membekalimu dengan takwa, mengampuni dosa-dosamu, dan memudahkanmu di mana saja engkau berada).”

Dalilnya adalah,

عَنْ أَنَسٍ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّى أُرِيدُ سَفَرًا فَزَوِّدْنِى. قَالَ « زَوَّدَكَ اللَّهُ التَّقْوَى ». قَالَ زِدْنِى. قَالَ « وَغَفَرَ ذَنْبَكَ ». قَالَ زِدْنِى بِأَبِى أَنْتَ وَأُمِّى. قَالَ « وَيَسَّرَ لَكَ الْخَيْرَ حَيْثُمَا كُنْتَ »

Dari Anas, ia berkata, “Seseorang pernah mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata pada beliau, “Wahai Rasulullah, aku ingin bersafar, bekalilah aku.” Beliau bersabda, “Zawwadakallahut taqwa (moga Allah membekalimu dengan ketakwaan).” “Tambahkan lagi padaku”, mintanya. Beliau bersabda, “Wa ghofaro dzanbaka (moga Allah ampuni dosamu).” “Tambahkan lagi padaku, demi ayah dan ibuku”, mintanya. Beliau bersabda, “Wa yassaro lakal khoiro haytsuma kunta (moga Allah memudahkanmu di mana saja engkau berada).” (HR. Tirmidzi no. 3444. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).***

Artikel ini telah dibaca 2.600 kali

badge-check

Redaktur

Baca Lainnya

Inilah Ma’la Makam Mbah Moen, Ulama Kharismatik Indonesia di Makkah

1 Juli 2022 - 21:49 WIB

Sejarah dan Makna Hari Tarwiyah dan Arafah

1 Juli 2022 - 16:05 WIB

gagal ke tanah suci

Kisah Pria Rela Jalan Kaki Hampir 1 Tahun Demi Naik Haji

1 Juli 2022 - 08:53 WIB

Ambulans Indonesia Jadi Percontohan Negara Lain di Arab Saudi

1 Juli 2022 - 08:00 WIB

Kemenag Terjunkan 782 Tenaga Kesehatan, Jelang Puncak Ibadah Haji 2022

30 Juni 2022 - 21:54 WIB

Jadwal Lempar Jumrah Alami Perubahan, Berikut Informasi Lengkapnya

30 Juni 2022 - 15:51 WIB

jadwal lempar jumrah
Trending di Haji 2022