Dua Pria di India Penggal Pendukung yang Hina Nabi Muhammad

Menu

Mode Gelap
Hasil Piala Asia U-17, Timnas Indonesia Menang Tipis 3-2 Atas UEA Siap-siap Tampung Air, Pipa PDAM Sedang dalam Perbaikan Tidak Ditilang, Polisi Tegur Ratusan Pelanggar pada Hari Kedua Operasi Zebra Lodaya Update Terkini Perbaikan Pipa PDAM, Ini Wilayah yang Terdampak Buntut Tragedi Stadion Kanjuruhan, Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat Dicopot!

Internasional · 29 Jun 2022 11:05 WIB

Dua Pria di India Penggal Pendukung yang Hina Nabi Muhammad


 Polisi India saat berpatroli. (AP Photo/Rafiq Maqbool/CNN Indonesia/Bogordaily.net) Perbesar

Polisi India saat berpatroli. (AP Photo/Rafiq Maqbool/CNN Indonesia/Bogordaily.net)

Bogordaily.net– Dua pria yang diduga penggal kepala seorang penjahit ditangkap polisi India. Penjahit di Udaipur itu diketahui mendukung politikus partai berkuasa, Bharatiya Janata (BJP) yang menghina Nabi Muhammad .

Sebagaimana dilansir dari CNN Indonesia, para pelaku di India mengabadikan aksi usai penggal kepala korban dalam rekaman video. Video mengenaskan penuh darah itu beredar di media sosial hingga viral. Pemerintah Udaipur memblokir internet di daerah itu dan melarang aktivitas perkumpulan demi mencegah penyebaran lebih jauh hingga bentrokan lebih lanjut.

“Kedua terdakwa kasus pembunuhan itu sudah ditangkap dan kami akan memastikan hukuman yang tegas dan keadilan sesegera mungkin,” ujar Kepala Menteri di Rajasthan, Ashok Gehlot, di Twitter.

Gehlot mengimbau orang-orang untuk tetap tenang dan tak membagikan video tersebut.

“Sebab, rekaman itu akan mendukung motif penyerang untuk menciptakan perselisihan di masyarakat,” tambahnya dikutip AFP.

Media lokal melaporkan insiden itu bermula saat korban membagikan unggahan yang terkesan mendukung pernyataan jubir BJP Nupur Sharma sekitar beberapa pekan lalu.

Dalam pernyataannya di televisi nasional, Sharma menghina Nabi Muhammad hingga memicu protes di dalam negeri hingga kecaman dari negara mayoritas Muslim dan negara Barat.

Sepuluh hari setelah korban mengunggah dukungannya soal komentar Sharma di media sosial, kedua pelaku merangsek toko jahitnya dengan menyamar sebagai pelanggan. Tak lama, kedua pelaku menyerang korban dengan pisau besar.

Pihak berwenang bergegas mengerahkan polisi ke lokasi kejadian dan mengamankannya demi mencegah potensi bentrokan antar umat Muslim dan Hindu pecah lagi.

Sejak pernyataan kontroversialnya memicu kecaman terhadap India dari setidaknya 20 negara, Sharma tak terlihat lagi di depan publik.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Ini Sosok Pelaku Penembakan Massal di Thailand

7 Oktober 2022 - 06:27 WIB

Sadis! Penembakan Massal di Penitipan Anak Thailand, 34 Tewas

6 Oktober 2022 - 16:43 WIB

Politikus Ini Minta Prancis Tutup Lebih Banyak Masjid

6 Oktober 2022 - 09:11 WIB

Balas AS-Korsel, Korut Tembakkan Rudal

6 Oktober 2022 - 08:41 WIB

Kepalang Tajir, Suporter Sepak Bola Sewa 60 Kapal Pesiar Jelang Piala Dunia Qatar

5 Oktober 2022 - 18:44 WIB

kapal pesiar piala dunia

Duh! China Diserang Krisis Baru: Generasi ‘Kaum Rebahan’

5 Oktober 2022 - 09:33 WIB

Trending di Internasional