Monday, 17 June 2024
HomePolitikFahri Hamzah Sebut Masa Kampanye 2024 Pemilu Harusnya 1 Tahun

Fahri Hamzah Sebut Masa Kampanye 2024 Pemilu Harusnya 1 Tahun

Bogordaily.net– Durasi masa untuk akhirnya disepakati hanya berlangsung selama 75 hari. Dengan kesepakatan tersebut, dipastikan durasi pada jauh lebih pendek dibandingkan usulan awal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang sebelumnya mengusulkan 120 hari.

“KPU mengusulkan 120 hari, tentu kami punya beberapa pertimbangan-pertimbangan kenapa 120 hari dilaksanakan,” ujar Komisioner KPU Ilham Saputra dalam sambutan Peluncuran Hari Pemungutan Suara Pemilu Serentak Tahun 2024 dari Youtube KPU, 6 Juni 2022.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, pun mengkritisi kebijakan durasi masa tersebut. Fahri menilai seharusnya durasi bisa sampai satu tahun.

“Sedikit (75 hari) harusnya setahun itu, biar keliling, kita pengen tahu orang ini siapa, orang nggak jelas mau jadi presiden ya kan,” kata Fahri di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 7 Juni 2022.

Dikutip Suara.com, Fahri mengatakan masa harusnya digelar dengan waktu yang panjang. Hal itu penting, kata dia, agar rakyat bisa saling bertukar pikiran dan berdebat.

“Itu yang saya bilang itu harusnya panjang biar orang berdebat karena demokrasi itu adalah adu pikiran. Tapi kalau momen di mana pertukaran pikirannya itu di sedikitkan gitu, ya, yang banyak nanti orang tukar hadiah, bansos, oleh-oleh baliho dan sebagainya,” tuturnya.

Mantan Wakil Ketua DPR RI itu juga menyebut kalau ruang-ruang debat harus diberikan dengan durasi yang lama dan luas. Sebab menurutnya, semua calon juga harus diberikan kesempatan.

“Harusnya perpanjangan tuh debat nya yang panjang negara kasih frekuensi kepada orang, tv kasih frekuensi kepada orang suruh debat di mana-mana dari Aceh berdebat, dari Papua di Uncen, berdebat di Mataram, Madura semua kita bikin debat, baru asik, ini enggak, diam-diam tiba-tiba sudah ada namanya di kotak suara,” ujarnya.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here