Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Libatkan 17 Kendaraan

Menu

Mode Gelap
Harga Emas Pegadaian Turun, Rabu 28 September 2022 Jangan Telat Perpanjang SIM! Ini Lokasi Simling Kota Bogor, Rabu 28 September 2022 Terkini! Ini Ramalan Kota Bogor Hari Ini, Rabu 28 September 2022 Masih Sama, Berikut Harga Emas Pegadaian Hari Ini Selasa, 27 September 2022 Terbaru! Ini Lokasi Perpanjang SIM di Kota Bogor, Selasa 27 September 2022

Nasional ยท 27 Jun 2022 11:29 WIB

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Libatkan 17 Kendaraan


 Tabraka Beruntun Melibatkan 17 Mobil Teradi di Ruas Tol Cipularang. (detik/Bogordaily.net) Perbesar

Tabraka Beruntun Melibatkan 17 Mobil Teradi di Ruas Tol Cipularang. (detik/Bogordaily.net)

Bogordaily.net – Kecelakaan beruntun kembali terjadi di KM 92 Tol Cipularang arah Cikampek dan Jakarta pada Minggu 26 Juni 2022 malam. Kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh Bus Laju Prima yang mengalami rem blong dan menabrak kendaraan di depannya.

Akibat kejadian itu, kemacetan di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) tak terhindarkan.

Melalui akun Twitter resminya, @PTJASAMARGA, Pihak Jasa Marga melaporkan bahwa kecelakaan beruntun tersebut melibatkan 17 mobil di Tol Cipularang mengarah ke Jakarta.

Dinukil dari detik.com, kecelakaan Tol Cipularang ini bermula saat Bus Laju Prima B 7602 XA dari arah Bandung menuju Jakarta menabrak beberapa kendaraan di depannya. Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Ruas Tol Cipularang AKP Denny Catur mengatakan bus tersebut mengalami rem blong.

“Kendaraan bus Laju Prima diduga mengalami rem blong sehingga menabrak kendaraan di depannya,” kata Denny.

Denny menyebut saat pada saat kecelakaan ini, lalu lintas dalam kondisi padat. Sehingga kecelakaan Tol Cipularang melibatkan banyak kendaraan.

“Kecelakaan beruntun ini melibatkan beberapa kendaraan sekaligus karena memang saat kejadian situasi lalu lintas sedang padat, mengingat hari Minggu biasanya terjadi peningkatan lalu lintas masyarakat yang dari Bandung menuju ke Jakarta,” ujar Denny.

Akibat kecelakaan itu tiga orang mengalami luka berat dan 16 lainnya luka ringan. Para korban dilarikan ke RS Abdul Radjak, Purwakarta untuk mendapat pertolongan medis.

Beruntungnya, tidak ada korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan beruntun pada 26 Juni malam tersebut.

Usai kecelakaan ini, lalu lintas di lokasi macet. Guna mengatasi macet, polisi melakukan rekayasa lalu lintas.

Polisi melakukan pengalihan arus pukul 21.50 hingga 23.34 WIB lalu lintas secara situasional, yaitu kendaraan yang menuju Jakarta dialihkan keluar Padalarang Timur, untuk kemudian dapat masuk kembali melalui Gerbang Tol Jatiluhur.

Selain itu, dikabarkan di Cikalong Wetan KM 101 – Plered KM 92 PADAT, ada penanganan kecelakaan di bahu luar/kiri.

Melalui akun Twitternya pihak Jasa Marga menyebutkan bahwa penanganan setelah terjadinya kecelakaan penanganan di sekitar daerah Plered arah Jakarta telah selesai pada pukul 02.09 WIB.

Polisi mengimbau pengguna jalan agar memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan. Utamanya, kata Denny, keberfungsian rem.

“Kami mengimbau kepada para pengemudi bus agar selalu mengecek kondisi kendaraannya, terutama keberfungsian rem, menjaga kecepatan kendaraan dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas saat melakukan perjalanan, demi keamanan dan keselamatan bersama,” tegas AKP Denny.***

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Redaktur

 
Baca Lainnya

Demi Bela Istri Ferdy Sambo, Ini yang Dilakukan Eks Jubir KPK Febri Diansyah

28 September 2022 - 22:08 WIB

Jaksa Kasus Ferdy Sambo Bakal Disadap dan Diinapkan di Safe House

28 September 2022 - 17:59 WIB

Hindari Social Engineering, Pakar Keamanan Siber Imbau Masyarakat Tidak Asal Klik Link dan Install Aplikasi

28 September 2022 - 17:47 WIB

Berkas Perkara Pembunuhan Brigadir J Lengkap, Ferdy Sambo Cs Segera Diadili

28 September 2022 - 17:39 WIB

Edan! Kakek di Ngawi Bacok Istri Lalu Bunuh Diri Gara-gara Ditolak Bercinta

28 September 2022 - 17:29 WIB

Lampung

Ternyata Mudah, Ini Cara Menolak Masuk Grup WhatsApp

28 September 2022 - 17:01 WIB

Menolak grup WhatsApp
Trending di Nasional